Home DAERAH Kabais TNI: Ancaman Pihak Asing Hambat Kemajuan Bangsa

Kabais TNI: Ancaman Pihak Asing Hambat Kemajuan Bangsa

281
0
Foto: Direktur A Bais TNI Brigjen TNI Eriet Hadi Yulianto pada seminar Intelijen Sekolah Manajemen
BOGOR, mediatransparancy.com – Ancaman dari pihak asing melalui Proxy War sampai saat ini telah berlangsung dengan menggunakan pihak ketiga, guna memecah belah dan menghancurkan bangsa Indonesia. Perang Proxy War adalah musuh tidak terlihat dan mengendalikan dari jauh yang selalu menyamarkan kegiatannya melalui jaring-jaring yang sudah terbentuk.
Demikian disampaikan Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo melalui paparannya yang disampaikan Direktur A Bais TNI Brigjen TNI Eriet Hadi Yulianto pada seminar Intelijen Sekolah Manajemen dan Analisis Intelijen (SMAI) Angkatan III TA.2016 di Ruang Benny Moerdani, Satinduk Bais TNI, Jalan Dr. Sumeru No. 142 Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/11/16).
Seminar Intelijen yang mengusung tema “Peran Lembaga Intelijen Membangun Kewaspadaan Nasional Terhadap Proxy War Guna Mewujudkan Keamanan Nasional”, diikuti oleh 60 peserta dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Kementerian/Lembaga Negara (Kemenkopolhukam), Lemsaneg, Kemehan RI, BNPT, dan BNN).
Menurut Kabais TNI, situasi perkembangan lingkungan strategis diakibatkan pengaruh globalisasi yang berjalan begitu cepat, menyebabkan terjadinya interpendensi antar negara.
“Hal ini akan menimbulkan dampak bersifat multidimensional yang memengaruhi kondisi politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, geopolitik, dan geostrategi global,” jelasnya.
Kabais TNI menjelaskan, bahwa potensi dan posisi strategis yang dimiliki Indonesia menjadi perhatian dunia, ditambah dengan potensi bangsa yang berasal dari sumber kekayaan alamnya yang melimpah didukung jumlah penduduk yang besar.
Dengan Indonesia menjadi negara besar dan maju, menjadi sebuah kekhawatiran bagi negara lain, karena akan dapat mengganggu kepentingan nasional negara adidaya.
“Ada keinginan penguasaan sumber daya alam diseluruh wilayah, dengan menciptakan gerakan separatis dan radikal, dan pihak asing memainkan peranan untuk menghambat kemajuan bangsa Indonesia,” tegas Kabais TNI.
Oleh karena itu, kata Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo, dalam pengelolaan manajemen dan analisa perlu adanya kolaborasi dengan para ahli serta analis dari berbagai bidang lain.
“Perkembangan kehidupan dunia saat ini sangat berkembang pesat. Oleh karena itu, perlu diskusi dan kerja sama atau berkolaborasi dengan banyak pakar, untuk menghasilkan informasi dan ide-ide baru yang tidak kita dapatkan dilingkungan kita sendiri,” tandasnya.
Turut hadir pada acara tersebut, diantaranya Dansatinduk Bais TNI Brigjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Direktur B, Brigjen TNI Saptono Aji, perwakilan dari Spers, Spam Angkatan, Balakpus TNI, serta Angkatan.
Penulis:Benz
Editor: Hisar Sihotang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here