Home BERITA TERBARU Kadis SDA DKI Jakarta :”Saya Tidak Pernah Buat Rilis Seperti itu, Siapa...

Kadis SDA DKI Jakarta :”Saya Tidak Pernah Buat Rilis Seperti itu, Siapa yang Buat?”

286
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Maraknya sebuah pemberitaan Hoax yang beredar mengatasnamakan Kadis Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta terkait dengan Proyek peningkatan dan kontruksi waduk Sunter yang hingga kini tak kunjung selesai membuat Kadis SDA DKI Juani Yusup menjadi geram atas “Rilis berita mengatasnamakan Kadis SDA” tersebar hingga di tangan awak media.

Tersebarnya sebuah rilis hoax tersebut di sampai langsung oleh Kadis SDA Juani Yusup kepada mediatransparancy.com melalui akun WA nya yang mengatakan “Saya Juani Yusup sebagai Kadis SDA DKI Jakarta memyatakan tidak pernah mengadakan atau membuat sebuah rilis yang tersebar saat ini, walaupun ada rilis pun saya selalu mengundang rekan-rekan media nasional baik cetak, elektronik maupun online dan disitu pasti terjadi ada rekaman pembicaraan saya”.

 

Kadis SDA DKI Jakarta Juani Yusup

“Apapun rilis yang saat ini tersebar di kalangan media saat akan saya pertanyakan kepada anak buah saya maupun kontraktor tersebut yang selalu berhadapan oleh para media, jika ini terbukti penyebaran melalui anak buah saya atau kontraktor yang terkait saya tidak sungkan-sungkan untuk memberikan sanksi tegas”, ungkap Juani Yusup Kadis SDA DKI Jakarta kepada mediatransparancy.com.

Pemberitaan yang tidak benar saat ini berawal dari pemberitaan mengenai pekerjaan peningkatan dan pembangunan kontruksi yang hingga saat ini belum selesai di waduk Sunter.

Baca  juga :  hamburkan-apbd-2019-wali-kota-jakut-pertanyakan-proyek-pekerjaan-pembangunan-dan-peningkatan-kontruksi-waduk-sunter-ke-kadis-sda

Menurut keterangan Adinda (samaran) yang mendapatkan info awal tersebut mengatakan “Saya dikirim rilis berita ini dari inisial B salah satu mediasiber melalui salah satu anak buahnya kepala dinas SDA DKI Jakarta”.

Menurut keterangan Hisar Sihotang salah satu ketua LSM Gracia terkait adanya pemberitaan hoax yang mengatasnamakan Kadis SDA DKI Jakarta mengatakan “Kepala Dinas DKI Jakarta harus segera ambil tindak tegas dan mencari fakta-fakta yang benar kepada anak buahnya”.

“Kalau melihat dan membaca rilis berita hoax tersebut, adanya indikasi ketidaksukaan atas pemberitaan yang telah terbit oleh beberapa mediaonline termasuk mediatransparancy.com”, ujar Hisar Sihotang.

Kemudian ketika mediatransparancy.com menghubungi Jhon Samosir salah satu praktisi hukum terkait dengan penyebaran berita rilis tersebut mengatakan “Ini sudah melanggar Undang-undang IT dengan penyebaran berita tanpa atau belum di kofirmasi langsung kepada yang bersangkutan, kalau dilihat ini sudah terkena pelanggaran keras”.

“Bicara hoax ada dua hal yakni berita bohong harus punya nilai subyek obyek yang dirugikan. Kedua, melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik”, ungkap Jhon Samosir kepada mediatransparancy.com.

Penulis : Aloysius

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here