Banda Aceh, mediatransparancy.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, memberikan pengarahan strategis kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Aceh dan Pejabat Struktural pada Rabu, 25 Februari 2026, Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas dan Rutan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Dalam arahannya, Yan Rusmanto yang didampingi oleh jajaran Kepala Bidang menekankan pentingnya mempertajam deteksi dini terhadap segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), khususnya pada jam-jam rawan. Ia menegaskan agar seluruh petugas tidak lengah dan wajib meningkatkan intensitas kontrol keliling secara berkala.
“Bulan Ramadhan adalah momen yang penuh kekhusyukan bagi warga binaan, namun bagi kita di jajaran pemasyarakatan, ini adalah waktu untuk melipatgandakan kewaspadaan. Deteksi dini bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata di lapangan. Saya instruksikan seluruh jajaran untuk memperketat pengawasan, terutama pada titik dan jam rawan agar stabilitas tetap terjaga,” tegas Yan Rusmanto dalam arahannya.
Selain penguatan internal, Kakanwil juga menginstruksikan para Kepala UPT beserta jajaran untuk melaksanakan koordinasi aktif dengan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Guna mendukung optimalisasi personel di lapangan, Yan Rusmanto mengambil kebijakan tegas dengan menangguhkan cuti pegawai agar kekuatan pengamanan tetap berada pada level maksimal.
“Kita harus memastikan kekuatan personel tetap optimal di setiap titik. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk menangguhkan cuti pegawai selama periode ini agar tidak ada celah bagi potensi gangguan kamtib. Keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama kita saat ini,” tambahnya.
Menyongsong perayaan hari raya, Yan Rusmanto turut meminta setiap UPT untuk mempersiapkan skema layanan kunjungan bagi warga binaan secara matang. Hal ini mencakup penyusunan mekanisme antrean yang tertib, penguatan sistem pengamanan di area publik, hingga penyiapan piket petugas perbantuan.
Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang membahas berbagai kendala teknis di masing-masing UPT. Melalui arahan menyeluruh ini, seluruh pimpinan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh diharapkan mampu memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas keamanan hingga tibanya perayaan Idul Fitri.















