banner 728x250

Kapolres Samosir Resmikan Pembentukan Kampung Tangguh ‘Parsadaan’ di Desa Pardomuan I

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Dengan dihadiri Kapolres Samosir, anggota Koramil 03 Pangururan, Pemerintah Kecamatan Pangururan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, tokoh masayarakat, tokoh agama dan tokoh adat, Pemerintah Desa Pardomuan l adakan acara pembentukan  Kampung Tangguh “Parsadaan” di Kecamatan Pangururan, Rabu (24/2).

Dalam sambutanya,  Kepala desa Pardomuan l, Dirikon Simbolon menyampaikan keluhan dan masukanya kepada Kapolres Samosir.

judul gambar

“Desa Pardomuan satu terbanyak terkena. Untuk itu kami dari pemdes mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan pak Kapolres dalam pertemuan ini,” ucapnya.

Disampaikannya, setiap pelaksanaan pesta, baik pernikahan maupun acara orang meninggal, pihaknya selalu menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

“Namun apa yang kita himbau itu kepada masyarakat tak sesuai dengan apa yang telah kita himbau kepada masyarakat. Maka kami dari pemdes, meminta dukungan dari yang berwajib, bagaimana caranya pelaku-pelaku pesta agar bisa melakukan,” katanya.

Ditambahkannya, tempat hiburan malam agar supaya ditutup. “Tempat yang mengandung kerumunan warga, kami tetap meminta kepada Kapolres Supaya menghimbau di Desa Pardomuan l,” pintanya.

Pemerintah desa Pardomuan l juga ucapnya, meminta agar melakukan beberapa hal dalam mengurangi penularan Covid-19.

“Kita meminta kepada pihak kepolisian, dihari minggu supaya kedai-kedai ditutup pada saat jam ibadah gereja. Kita akan berkeliling mengumumkan kepada masyarakat agar bekerjasama mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Akan tetapi kepala desa mengeluhkan masalah biaya yang akan dipergunakan dalam hal tersebut.

“Desa kami terbanyak penduduknya di Kabupaten Samosir. Terdapat 1462 kepala keluarga, kami sangat bingung dari mana pendanaanya untuk menjalankan kampung tangguh ini. Ditahun 2020 kami tidak melakukan pembangunan, karena pembagian BLT dari dana desa,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Samosir,  AKBP Josua Tampubolon dalam sambutannya menjelaskan beberapa hal dalam penanggulangan covid.

“Saya beserta jajaran kami, sangat serius dalam rangka menangani menanggulangi covid-19 ini. Hal ini bukan kemauan kita. Seluruh masyarakat tidak mau keluarganya tertular,” ujarnya.

“Kemarin saya bersama jajaran  sudah melaksanakan operasi yustisi.  Sasarannya tempat hiburan malam. Kami bekerjasama denga Koramil dan satpol pp,” sebutnya.

Disebutkannya,cseluruh tempat hiburan malam yang tidak memiliki ijin supaya ditutup. “Karena Pemilik tempat-tempat hiburan malam terkesan tidak peduli akan Covid-19”, katanya.

Ditambahkannya,cpihaknya juga sudah memberikan himbauan kepada masyarakat yang melakukan pesta agar mematuhi protokol kesehatan.

“Kami juga sudah membuat spanduk himbauan, untuk memakai masker, cuci tangan dan menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Dia berharap dampak positif dari pembentukan kampung tangguh  tersebut.

“Kita bersyukur berkat kerjasama kita angka terkena semakin menurun dari 50 menjadi 25 orang. Dengan terbentuknya Desa Pardomuan l menjadi desa tangguh “Parsadaan” kita berharap menjadi contoh walaupun kemarin sudah ada enam orang yang terkena covid. Semoga mereka cepat sembuh,” ujarnya.

Dipenghujung acara Kapolres Samosir membagikan bantuan tali asih kepada masyarakat berupa beras sebanyak 150 karung. (Hatoguan Sitanggang)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *