banner 728x250

Kasintel Kejari Samosir : Hasil Inspektorat Sudah Keluar Terkait Kasus Bansos Samosir

  • Share
Ket: Tulus Tampubolon,SH.MH. Kepala Seksi Intel Kejari Samosir

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Kejaksaan Negeri Kabupaten Samosir melalui Kepala Seksi Intelijen Tulus Tampubolon mengatakan,” bahwa hasil pemeriksaan inspektorat Provinsi Sumatera Utara sudah keluar dan saat ini sedang diteliti penyidik,”ujarnya.

Saat ditanya, apakah hasil pemeriksaan Inspektorat ada unsur-unsur kerugian Negara? dijawab,” hasil pemeriksaan Inspektorat kami akan menyampaikan minggu depan,” ujar Tulus Tampubolon.Rabu(2/06/2021), tepat pukul 12:56 Wib melalui percakapan melalui WhatsApp miliknya.

judul gambar

Kejaksaan Negeri Samosir, menetepakan dua orang tersangka dalam kasus penyelewengan Dana Bansos Tahun Anggaran 2020.Adapun kedua tersangka adalah Drs.Jabiat Sagala sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir dan Plh Kadis Perhubungan Sardo Rumapea dengan tuduhan melanggar pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hisar Sihotang, Penggiat di Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Cinta Indonesia (LSM-GRACIA) di Jakarta

Sementara menurut Hisar Sihotang pegiat LSM Gerakan Cinta Indonesia saat dimintai tanggapan terkait penetapan tersangka Drs.Jabiat Sagala dan Sardo Rumapea, berpendapat bahwa penetapan tersangka kedua orang tersebut sebaiknya Kejaksaan Negeri Samosir,” harusnya telah memiliki bukti yang kuat yaitu minimal dua alat bukti dan perkiraan kerugian keuangan Negara akibat perbuatan  para tersangka, bagaimana mungkin penetapan tersangka sementara kerugian Negara belum dapat di tafsir oleh penegak hukum berdasarkan perhitungan ahli keuangan.Rabu(2/06/2021). tepat pukul 2:27 Wib.

BACA JUGA:

https://www.mediatransparancy.com/kajari-sudah-panggil-sembilan-saksi-terkait-kasus-bansos-samosir/

https://www.mediatransparancy.com/kejari-samosir-jelaskan-tidak-ada-sp3-korupsi-bansos-penyidikan-tersangka-jabiat-sagala-tetap-lanjut/

Putusan Mahkamah Konstitusi  003/PUUVI/2004 menyatakan, bahwa unsur kerugian Negara harus dapat dibuktikan dan harus dapat dihitung, meskipun dalam perkiraan. Dan harus dihitung oleh  ahli keuangan Negara, ahli perekonomian Negara dan ahli analisis perbuatan seseorang dalam kerugian.

Dan apabila kerugian Negara tidak bisa dibuktikan, maka penetapan tersangka bisa dikatakan cacat hukum, karena belum adanya bukti permulaan sesuai dengan pasal 22Ayat 1 UU Tipikor sebagaimana dinyatakan Putusan Mahkamah Konstitusi 003/PUUIV/2004 unsur kerugian Negara harus dibuktikan,” jelas Hisar.

Apabila nantinya tidak ditemukan kerugian keuangan Negara maka para tersangka sebaiknya melakukan gugatan kembali untuk pemulihan nama baiknya, dan sebaliknya apabila hal tersebut tidak dilakukan patut diduga penetapan tersangka pada kedua oknum pejabat Pemerintah kabupaten Samosir sarat politik,” tegas Hisar saat dimintai keterangan di kantornya Jl. Yos Sudarso Jakarta.

 Penulis.: Parulian 
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *