banner 728x250

Kasudin CKTRP Jakarta Utara “Bungkam” Bangunan Ruko 4 Unit Tanpa IMB di Jl.Jembatan III Pejagalan Penjaringan

  • Share
Ket Foto: Diambil Senin. (12/10/2020) JL. Jembatan III Ruko 25 Pejagalan. Kec. Penjaringan Jakarta Utara

Bangunan Tanpa IMB Berdiri di Zona Jalur Hijau (H 4) & (H 5) Zona Jalur Hijau Tegangan Tinggi (SUTET).

MEDIA,TRANSPARANCY– Ada apa dengan Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Kusnadi Hadipratikno, kenapa selalu menghindar kalau dipertanyakan terkait pelanggaranggaran izin membangun di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara.

judul gambar

Pemprov DKI Jakarta, saat ini sedang giatnya melancarkan sosialisasi pelayanan sistem informasi smart Goverment dan juga sebagai kebutuhan pemerintah untuk memberikan informasi cepat, efektif dan efisien.

Namun hal tersebut tidak sesuai dengan fakta dilapangan, kinerja ASN khususnya Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, patut dipertanyakan.

Pasalnya, Bangunan Ruko 4 unit dengan 3 Lt, dibangun diatas di zonasi jalur hijau (H 4) & zonasi jalur hijau, bangunan tersebut diareal  tegangan tinggi SUTET (H 5). Dan juga sebagai aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Namun Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan kota Administrasi Jakarta Utara, tidak melakukan tupoksinya dilapangan, marak pelanggaran izin membangun terjadi.

Tidak hanya itu, dan Bahkan Kasektor Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Penjaringan juga tidak melakukan tupoksinya dilapangan.

Ada apa dengan Jajaran Suku Dinas Cipta Ruang dan Pertanahan sehingga tidak melakunan tupoksinya, terkait kegiatan Izin Mendirikan Bangunan di jalur hijau atau oleh oknum di Jl.Jembatan III (Ruko 25), Rw 011 Kelurahan Pejagalan Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.

Hal tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No.7 Tahun 2010 tentang Bangunan dan Gedung maupun PP No.53 Tahun 2010.

Sikap yang di pertontonkan Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan, Kusnadi Hadipratikno.Tidak hanya itu, Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan tidak mau merespon surat, melainkan selalu menghindar dan memilih bungkam.

Untuk itu, diminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menindak bawahannya, yang duga tidak mencerminkan fakta integritas yang ditanda tangani dan bahkan tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.53 Tahun 2010 tentang Displin Pegawai Negeri Sipil”. Tegas M.Rizal

Lebih lanjut menurut M.Rizal, “Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Syaifulloh Hidayat dan juga Kepala Inspektorat Pembantu Kota Administrasi Jakarta Utara, Junjung Hapoltakan, untuk memanggil yang bersangkutan, sesuai dengan tupoksinya”, Tegasnya.

Tidak hanya itu, Ketua Umum LSM Gerakan Cinta Indonesia, (GRACIA), Hisar Sihotang angkat bicara. “Sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh Unit terkait selaku unit yang mengawasi kegiatan Izin Mendirikan Bangunan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara”. Ucapnya

Lebih Lanjut Kata Hisar, “Kejakasaan Negeri Jakarta Utara, dinilai lambat tangani Laporan kita  hingga sekarang belum di tindak lanjuti kejaksaan Negeri Jakarta Utara”. Tegasnya.

“Surat ditujukan langsung kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Dengan No. 0261/DPP/LSM/GRC / II / 2021, tertanggal 23 November 2020, Perihal: terjadi penyerobotan aset (jalur hijau) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, diterima Rabu.(23/12/2020), lengkap dengan stempel kejaksaan”.

“Pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus. Zainal, SH, MH, menyarankan berkas untuk dilengkapi dengan data pendukung lainnya”. Kamis(10/12/2020),tepat 9:30 Wib.diruangannya.

“Besoknya, berkas langsung diantar keruangannya.Jumat.(11/12/2020).“Jawaban dan ketidak pastian dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, ”Sabar  ya, banyak berkas laporan pengaduan di disposisikan ke kita, dan menunggu pengganti kepala seksi Intelijen yang baru.” Ucap Zainal, SH, MH Jumat.(11/12/2020).10:36 Wib.

Ironisnya, hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya.” Tegas Hisar Sihotang dengan kecewa terhadap kinerja Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.Sabtu.(20/2/2021).tepat 11:12 Wib.

Hingga berita ini diturunkan, MEDIA TRANSPARANCY, belum berhasil ketemu dengan Kepala Kejaksaan Jakarta Utara, I Made Sudarmawan.

Penulis: Parulian
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *