Home Berita Terbaru “Kebohongan Award” untuk Prabowo, Sandiaga, dan Andi Arief yang diberikan PSI

“Kebohongan Award” untuk Prabowo, Sandiaga, dan Andi Arief yang diberikan PSI

156
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Partai yang didominasi oleh para kaula muda Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan “Kebohongan Award Awal Tahun 2019” kepada Capres Prabowo Subianto, Cawapres Sandiaga Uno, dan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief.

“Baru saja membuka awal tahun, sudah terjadi tsunami hoax, tsunami fitnah. Karena itu PSI merasa perlu memberikan penghargaan kebohongan kepada tiga orang,” kata Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, dalam konferensi pers yang dimulai pelaksanaannya Pukul 13.00 WIB bertempat di Basecamp DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim Nomor 194, Jakarta Pusat pada, Jum’at (04/1/2019).

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni (tengah) ketika memberikan keterangannya dengan didampingi Ketua DPP PSI, Tsamara Amany Alatas (kanan) dan Dara Adinda Kesuma Nasution (kiri) yang merupakan Juru bicara dan Caleg PSI dapil Sumatera Utara III, saat konferensi Pers yang digelar bertempat di Basecamp DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim Nomor 194, Jakarta Pusat, Jum’at (04/1). dok-red

Selain 3 piala, 3 piagam yang telah dibingkai kayu serta akan dikirim tersebut tertulis “Penghargaan Kebohongan Ter-lebay Awal Tahun 2019” untuk Prabowo Subianto, “Penghargaan Kebohongan Hakiki Awal Tahun 2019” untuk Sandiaga Uno, sedangkan penghargaan untuk Andi Arief tertulis “Penghargaan Kebohongan Ter-halu Awal Tahun 2019”.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, menegaskan acara pemberian piala dan penghargaan kebohongan ini merupakan peringatan kepada publik agar tidak menganggap berita bohong atau hoax menjadi hal yang normal dalam politik.

Selain 3 piala sesaat sebelum dikirimkan via layanan antar online, 3 piagam yang telah dibingkai kayu serta akan dikirim tersebut tertulis “Penghargaan Kebohongan Ter-lebay Awal Tahun 2019” untuk Prabowo Subianto, “Penghargaan Kebohongan Hakiki Awal Tahun 2019” untuk Sandiaga Uno, sedangkan penghargaan untuk Andi Arief tertulis “Penghargaan Kebohongan Ter-halu Awal Tahun 2019”.dok-red

“Ini merupakan peringatan dan pelajaran kepada publik agar tidak terjadi normalisasi kebohongan,” kata Tsamara. Dalam kesempatan ini, Tsamara juga mengatakan bahwa piala dan piagam penghargaan kebohongan diberikan kepada tiga politisi sesuai kategori kebohongan yang mereka lakukan.

“Kebohongan terlebay, paling lebay, kami berikan kepada Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa selang cuci darah di RSCM dipakai oleh 40 orang pasien,” ujar Tsamara.

“Kebohongan selanjutnya, yaitu kebohongan hakiki, yang layak disematkan kepada Sandiaga Uno, atas pernyataan membangun tol tanpa utang. Padahal kita tahu, ternyata ada pinjaman dari bank sebesar Rp 8,8 triliun,” tegas Tsamara lagi.

Tsamara melanjutkan pula, “Ada juga penghargaan kebohongan terhalu untuk Andi Arief, yang menyebutkan ada 7 kontainer berisi surat suara yang sudah dijoblos. Setiap unit kontainer disebut berisi 10 juta suara, artinya ada 70 juta surat suara yang sudah dicoblos,” paparnya.

Senada dengan Raja Juli Antoni dan Tsamara Amany, juru bicara dan caleg PSI dapil Sumatera Utara III, Dara Adinda Kesuma Nasution, menambahkan penghargaan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada publik, khususnya masyarakat Indonesia.

“Jadi, yang dilakukan PSI ini jangan dilihat dari gimmick semata. Ini bagian dari pendidikan politik, bahwa partisipasi apa pun diperbolehkan dalam demokrasi, asal bukan menyebarkan hoax atau berita bohong,” imbau lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia itu.

Di halaman Kantor DPP PSI, acara Press Conference tersebut ditutup dengan penyerahan 3 piala dan 3 piagam kebohongan kepada pengemudi ojek online untuk dikirim ke Badan Pemenangan Nasional Prabowo–Sandi dan kantor DPP Partai Demokrat, yang dimana politisi Andi Arief berkantor.(red)

 

 

Reporter : Ach Zark
Editor   : Hisar S

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here