banner 728x250

Kegiatan Belajar Mengajar di Kabupaten Pelalawan Masih di Tunda

  • Share

PANGKALAN KERINCI, MEDIA TRANSPARANCY – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau memutuskan untuk melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Pelalawan, Senin (5/1/2021).

Penundaan belajar tatap muka dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Virus Corona. Dengan ini kita semua sepakat untuk melakukan Kegiatan belajar mengajar tatap muka di Pelalawan, ”ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, Tengku Mukhlis yang menjadi moderator rapat, Senin (5/01/2021).“

judul gambar

Dengan berbagai pertimbangan terkait pandemi Covid- 19 , “imbuhnya. Dalam pembahasan rencana penanggulangan dan evaluasi penanganan Covid-19 di Pelalawan, berbagai instansi yang berada dalam kondisi terkini serta langkah-langkah yang telah dilakukan. Seperti pengadaan hotel isolasi bagi pasien Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gelaja (OTG) hingga proses kontak serta pelaksanaan tes swab dan rapid test oleh Dinas Kesehatan.Selain itu upaya upaya penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan yakni razia masker yang digelar tim yustisi Covid-19 yang dikoordinir oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selanjutnya, semua unsur Forkopimda memberikan masukan terkait rencana belajar tatap muka di sekolah. Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan Bambang Setyawan dan Perwira Penghubung (Pabung) Kodim KPR meminta-minta belajar tatap muka tak diselenggarakan saat ini.

Pendapat serupa juga disampaikan Kapolres Indra Wijatmiko SIK dan Kepala Kejari Nophy Tennophero Suoth yang bahas pemda agar dapat belajar tatap muka di sekolah dengan sistem belajar secara berani. “Kita tak bisa menjamin anak-anak sekolah tak tertular selama kegiatan di sekolah. Walaupun status zonasinya kuning atau oranye, ”beber Kajari Nophy.

Pada sesi terakhir rapat, ketua Satgas Covid-19 Pelalawan HM Harris akhirnya memutuskan untuk membantu sekolah tatap muka bagi seluruh siswa di 12 kecamatan.
Ia meminta-minta Diskes untuk meningkatkan penanggulangan Covid-19 dan mengkaji pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat. Kita tak ingin mengambil risiko. Jadi belajar tatap muka ditunda dulu. Kemudian kita lihat yang paling efektif dari vaksinasi, terang Bupati HM Harris.

Reporter: Hendri Jerman Salaja
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *