Home NASIONAL Keluhan Warga Luar Batang Pada Anggota Dewan

Keluhan Warga Luar Batang Pada Anggota Dewan

215
0

Jakarta, Mediatransparancy.com – Rombongan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambangi wilayah yang direvitalisasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yakni Kawasan Wisata Bahari Sunda Kelapa, tepatnya di Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/5/2016).

Salah satu rombongan, yakni Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AM Fatwa, sempat mendengar keluh kesah warga dari awal penggusuran hingga saat ini.

Fatwa mengatakan dirinya telah menegur dan memperingati Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo terkait anggotanya yang ikut membantu dalam tindakan penggusuran di kawasan Akurium, Pasar Ikan pada Senin, 11 April 2016 lalu.

“Jangan sampai TNI menjadi alat Ahok untuk menggusur para warga, tindakan penggusuran ini apabila diteruskan, dan sampai meluas ke Luar Batang, dikhawatirkan akan kembali terjadi peristiwa seperti tragedi ‘Mbah Priok’. Ini namanya merampas hak-hak masyarakat ya,” jelasnya di lokasi.

Jikalau Jakarta tidak diperbolehkan dibangun seperti Singapore, Ahok pun tidak diperbolehkan menyamakan dengan negara tetangga tersebut.
“Kampung Luar Batang ini memiliki sejarah yang sangat tinggi, terutama sejarah Islam. Dia (Ahok) mengaku sering diteror dengan telepon tak dikenal, namun dia tidak takut. Tapi, saya akan lebih takut lagi kalau mati jiwanya dan tidak bisa berjihad lagi. Kampung Luar Batang bukan negara Singapura,” katanya.

Penulis : Sahroni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here