Home Berita Terbaru Kelurahan Larangan Siap Wakili Kota Cirebon Ikut Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Tahun...

Kelurahan Larangan Siap Wakili Kota Cirebon Ikut Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Tahun 2020

76
0

CIREBON, MEDIA TRANSPARANCY – Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan, serta mempunyai tugas membantu Lurah dan merupakan mitra dalam memberdayakan masyarakat.

Peran serta LKK dan masyarakat sangat diperlukan dalam membangun dan memperkuat pembangunan di tingkat Kelurahan.

Karena peran yang kuat tersebut, dalam rangka persiapan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Tahun 2020, Lurah Larangan, Bery Herlambang, S.Sos menggelar rapat bersama LKK, Jumat (6/12/2019) di Ruang Rapat Kantor Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Ditemui di ruang kerjanya, Bery mengatakan bahwa Kelurahan Larangan terpilih untuk mewakili Kota Cirebon.

“Alhamdulillah Kelurahan Larangan menjadi juara satu tingkat Kota Cirebon, sehingga kami terpilih untuk mewakili Kota Cirebon dalam acara Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi tahun 2020,” ucapnya kepada mediatransparancy.com.

Menurut Bery, pihaknya menggelar rapat dalam rangka menciptakan sinergitas berbagai unsur, antara lain jajaran staf Kelurahan, LKK dan masyarakat secara luas.

Bery mengungkapkan, ada tiga kategori yang menjadi indikator dalam penilaian lomba, antara lain Bidang Pemerintahan, Bidang Kewilayahan dan Bidang Kemasyarakatan.

“Hasil kesepakatan rapat maka di setiap bidangnya kami meminta satu orang sebagai ketua yang akan bertanggungjawab sesuai tugas yang diembannya,” ungkapnya.

Sementara itu, rapat dihadiri dari berbagai unsur seperti pengurus RW, LPM, PKK, Kader Posyandu, staf Kelurahan dan minus pengurus Karang Taruna.

Dengan kerja keras dan diiringi doa bersama, lanjutnya, diharapkan Kelurahan Larangan yang notabene mewakili Kota Cirebon dapat meraih predikat terbaik dalam lomba yang rencananya akan digelar bulan April 2020 nanti.

“Semoga kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial dan menggugurkan kewajiban belaka, tetapi juga menjadi dasar dalam semangat kebersamaan dan sinergitas di dalam pengolahan data yang valid,” pungkas Bery.

Penulis: Yudi
alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here