Home BERITA TERBARU KEMENDIKBUD RESTORASI FILM “PAGAR KAWAT BERDURI”

KEMENDIKBUD RESTORASI FILM “PAGAR KAWAT BERDURI”

1090
0
Mendikbud berdialog langsung bersama wartawan terkait film Pagar Kawat Berduri. foto/ebenezer

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman kerja sama dengan Sinematek dan PT Render telah berhasil merestorasi sebuah film buatan tahun 1961 yang kurang lebih 56 tahun lalu yaitu PAGAR KAWAT BERDURI yang pemainnya diantaranya Sukarno M Noor, Ismed M Noor, Bernard Ijzerdraat, Wahab Abdi, dan Mansjur Sjah, penulis Asrul Sani, Wahyu Sihombing, dan Trisnojuwono, dan sutradara oleh Asrul Sani yang berdursi 123 menit.

Sebelum pemutaran film di Pusat perfilman H Ismail Marzuki, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017) digelar dialog Mendikbud, Muhadjir Effendy dengan wartawan terkait dengan peranan Kemendikbud untuk penyelamatan dan pemulihan (merestorasi) film Pagar Kawat Berduri buatan tahun 1961 tersebut.

Mendikbud, Muhadjir Effendy mengatakan, bahwa dalam rangka penyelematan dan pengarsipan film-film nasional yang mengandung nilai-nilai budaya, sejarah, kearifan lokal, Kemendikbud melalui Pusat Pengembangan Perfilman melaksanakan kegiatan penyelamatan dan pemulihan (resotrasi) film.

“Inisiatif dan upaya penyelamatan arsip film nasional secara resmi sudah dimulai oleh Kemendikbud sejak pertama kali memfasilitasi kegiatan restorsi film Darah dan Doa (the Long March) pada tahun 2013. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan memfasilitasi alih-digital beberapa judul film nasional yang tersimpan pda Sinematek Indonesia,” katanya.

Pada acara dialog bersama wartawan, Muhadjir menjelaskan, bahwa film Pagar Kawat Berduri adalah film pertama yang kegiatan restorasinya difasilitasi oleh Pusat Pengembangan Perfilman, Kemendikbud yang baru terbentuk pada September 2015 lalu. Film ini terpilih untuk direstorasi berdasarkan hasil kurasi yang diakukan oleh para kurator, yang ditugaskan khusus untuk memilih judul film untuk direstorasi.

Film Pagar Kawat Berduri dinilai memiliki cerita yang menarik, relevan, dan dibuat dengan kualitas sinematografi yang baik. Ditulis oleh Trisnojuwono, pengarang ternama kala itu yang juga adalah mantan anggota Resimen Para Komando AD (RPKAD) yang ini Kopassu. Pagar Kawat Berduri mungkin dapat disebutkan sebagai karya film bertema revolusi yang terbaik dibandingkan dengan film bertema serupa lainnya, pada zamannya.

“Pemain, kerja kamera, lampu, mupun penata artistik tampil dengan baik menciptakan suasana yang mendukung cerita. Mungkin terlalu berlebihan, tapi banyak yang mengatakan, film ini adalah film terbaik yang pernah dibuat oleh Asrul Sani,” kata Mendikbud, Muhadjir Effendy saat menghadiri peluncuran dan pemutaran film Pagar Kawat Berduri di Sinematek Indonesia, Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kavling C No 22, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017), dan pada acara peluncuran turut mendampingi Mendikbud diantaranya Dirjen Kebudayaan,  Hilmar Farid dan  Kepala Pusat Pengembangan Film Kemendikbud, Maman Wijaya, dan Kepala Bidang Apresiasi dan Tenaga Perfilman, Pusbangfilm, Kemendikbud, Sanggupri.

Maman menambahkan, bahwa pada acara pemutaran perdana yang dihadiri oleh para pejabat Kemendikbud, para pelaku industri perfilman nasional, pengamat film, dan undangan lainnya akan dijelaskan juga secara singkat tentang proses penyelamatan dan pemulihan (restorasi) film Pagar Kawat Berduri.

Secara terpisah sebelum pemutaran film, Sanggupri mengatakan, bahwa pada tahun 2017 ini Pusbangfilm melakukan restorasi terhadap film Pagar Kawat Berduri arahan sutradara Asrul Sani yang diproduksi tahun 1961.”Tahun ini sebagai langkah awal kita lakukan restorasi terhadap salah satu film bersejarah, yaitu Pagar Kawat Berduri. Hasil restorasi ini nanti akan kita putar tanggal 20 Desember 2017,” katanya. (Ebenezer Sihotang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here