Home Berita Terbaru Kepsek SMAN 112: Siswa Pindahan ke SMAN 112 harus mengikuti test. Tidak...

Kepsek SMAN 112: Siswa Pindahan ke SMAN 112 harus mengikuti test. Tidak ada titipan

64
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Panitia Mutasi Masuk Peserta Didik SMAN 112, Jakarta Barat Tahun Pelajaran 2018/2019 Semester Genap
SK No 16/-1.851.62 tanggal 7 Januari 2019 mengumumkan peserta didik perpindahan (mutasi) Kelas X dan Kelas XI ke SMAN 112 berdasarkan formasi tempat kosong di Kelas X IPA sebanyak 3 dan Kelas X IPS sebanyak 4 siswa.

“Hasil rata-rata kriteria penilaian pindahan diterima di SMAN 112 yakni test hasil seleksi 40 persen, rerata nilai UN, 40 persen, dan rerata nilai raport, 20 persen,” kata Eko Sukma Aji, SPd, Ketua Panitia yang juga Wakil Kepala Sekolah SMAN 112 bidang Kesiawaan.

Eko menjelaskan, untuk Kelas X MIPA sebanyak 3 bangku kosong sementara yang mendaftar sebanyak 16 siswa, dan untuk Kelas X IPS sebanyak 4 bangku kosong
yang mendaftar sebanyak 16 siswa.

“Siswa yang diterima agar segera melapor diri tanggal 7 – 8 Januari 2019,” kata Eko.

Adapun yang dinyatakan lulus untuk program MIPA adalah Alvian Sahat Yosua asal SMAN 57 peringkat 1, Rayhan Achmad Triputro asal SMAN 25 peringkat 2, dan Mohammad Kemal Amin asal SMAN 85 peringkat 3, sedangkan yang diterima untuk program IPS yakni Prisma Winda Anita V asal SMAN 16 peringkat 1, Jechyko Ali Putra P asal SMA Yadika 5 peringkat 2, Muhammad Alfiansyah asalam SMAN 23 peringkat 3, dan Clement Alexandrio W asal AN 96 peringkat 4.

Menurut Kepsek SMAN 112, Jakbar, Noviolaleni, SPd, salah satu persyaratan umum adalah adanya surat keterangan dari sekolah asal bahwa peserta didik tidak sedang menjalani sanksi karena melakukan pelanggaran tata tertib sekolah sesuai SE No.116/SE/2018 tentang Perpindahan (Mutasi) peserta didik Semester Genap TP 2018/2019, sesuai Pergub No 9/2012 tentang Tata Cara Perpindahan Peserta Didik.

“Syarat khusus, mengikuti test potensi akademik serta wawancara bila diperlukan. Kita tidak menerima titipan dari siapapun, kecuali lulus test,” kata Noviolaleni, SPd di kantornya Jumat (11/1/2019).

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto mengatakan, mutasi masuk peserta didik dapat dilaksanakan apabila daya tampung sekolah masih tersedia dengan memerhatikan ketentuan rasio kelas dan batas akhir mutasi SD Kelas 1 – Kelas 5, SMP Kelas VII dan Kelas VIII, sedangkan SMA/SMK Kelas X dan Kelas XI.

“Bagi sekolah yang masih ada formasi sampai tanggal 22 Februari,” kata Bowo.

Sedangkan batas akhir mutasi masuk bagi peserta didik Kelas VI sampai tanggal 15 Februari 2019, Kelas IX SMP dan Kelas XII SMA sampai tanggal 15 Januari 2019.

“Untuk Kelas XII SMK tidak diperbolehkan mutasi masuk pada Semester Genap,” kata Plt Kadisdik Prov DKI Jakarta.

Kepsek Noviolaleni, SPd menambahkan, untuk peserta didik yang oindak ke sekolah lain ada 2 peserta didik yakni dari Kelas XI IPA pindah ke SMAN 78 program Bahasa dan Kelas XI IPA pindah ke SMAN 82.

“Anak-anak mutasi atas permintaan orang tua dan peserta didik. Mereka anak-anak baik di sekolah ini, ” kata Kepsek.

Benz

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here