Home News Kepsek SMK”WK ” Di Polisikan Atas Laporan Penganiayaan dan Kekerasan

Kepsek SMK”WK ” Di Polisikan Atas Laporan Penganiayaan dan Kekerasan

224
0

Bogor, Mediatransparancy.com – Kembali tercoreng Dunia Pendidikan Kabupaten Bogor , semesti nya Seorang kepala Sekolah memberikan contoh sifat tauladan kepada murid dan semua pihak ini malah sebalik nya.

Oknum kepala Sekolah SMK WK yang beralamatkan jalan raya jakarta Bogor KM 39 Kelurahan Pabuaran kecamatan Cibinong Bogor Jawa Barat. Berinisial (G) dilaporkan ke Polisi dengan No lap POL.STPL/528/B/VI/2016/SKTOR, oleh JM, warga Pabuaran Indah kelurahan Pabuaran kecamatan Cibinong, atas dugaan tindak pidana secara bersama sama di muka umum melakukan kekerasan jiwa orang lain atau penganiaan. Sebagai di maksud pada pasal 170 atau 351 KUHP pidana, yang terjadi pada hari kamis tanggal 02 juni 2016 sekitar pukul 15.00 Wib, di SMK Wijaya Kusuma, oleh Tiga orang secara bersamaan oleh laki laki yang JM kenal adalah salah satu nya oknum (G) adalah kepala sekolah dan (MMG )dan (ERK) yang menurut pelapor adalah Satpam di sekolah SMK WK tersebut.

Oknun (G) Dan Dua teman nya (MMG) dan (Erk) secara bergatian memukuli saya mas, tangan saya di ikat terus saya di injak-injak kaya binatang sambil leher saya di cekik mas, sambil menunjukan bekas cekikan di leher nya dan ini semua udah di visum oleh Dokter buat melengkapi berkas laporan saya ujar JM pada wartawan Kamis (23/06) kemarin di kediaman nya pabuaran.

Untuk itu JM meminta kepada Aparat penegak Hukum Polres Bogor segera memproses kasus ini serta memberikan sangsi tegas karna tidak sepantas nya seorang kepala sekolah berprilaku preman apa lagi (G) adalah sebagai kepala sekolah tegas JM.

Ketika Mediatransparancy.com hendak mengkonfirmasikan Hal ini pada Kepala sekolah SMK WK” (G) bapak sedang tidak ada di sekolah jelas Satpam sekolah pada wartawan dengan nada ketus.

Menangapi Hal ini Rachmatullah atau yang biasa si sapa Along Ketua Forum Mahasiswa Bogor FMB mengutuk keras tindakan dari kepala sekolah yang di nilai bermental bejad dan harus di beri sangsi keras Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bila perlu pemberhentian dan ijin sekolah nya di bekukan karna gagal dalam membangun dan mendidik sesuai dengan amanat pendidikan Nasional tegas Along.

Penulis : Edi Sumardi/Agus Kusuma
Editor : Safid Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here