Home BERITA TERBARU Kerugian Korban Sudah Dikembalikan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Vonis Mantan Kades...

Kerugian Korban Sudah Dikembalikan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Vonis Mantan Kades 2,6 Tahun Penjara

382
0

Jakarta,mediatransparancy.comMajelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) pimpinan Dodong Imam didampingi dua hakim anggota menjatuhkan hukuman terhadap  terdakwa Muhammad Paiz, selama dua tahun enam bulan penjara.

Terdakwa mantan Kepala Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan Tangerang Banten itu, sebelumnya dintuntut jaksa selama empat tahun penjara dalam kasus dugaan pemalsuan sejumlah Akta Jual Beli (AJB) dibantu tiga terdakwa lain (disidangkan dalam berkas perkara terpisah).

Para terdakwa dinyatakan jaksa terbukti bersalah secara dan meyakinkan melanggar hukum, memalsukan, menyuruh melasukan, sehingga merugikan pelapor Bambang Tejo Hani. Oleh karena itu jaksa memohon agar terdakwa dihukum empat tahun penjara.

Dalam tuntutan jaksa yang dibacakan Imelda, tidak mempertimbangkan hal hal yang meringankan seperti terdakwa yang sudah mengembalikan kerugian korban walau dengan tanah dan bangunan rumah tidak disebut jaksa dalam Requisitornya atau nota tuntutannya sebagai itikat baik terdakwa.

Namun, Majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan jaksa. Dalam putusannya majelis mempertimbangka hal hal yang meringankan, yakni terdakwa telah memberikan sebidang tanah dan rumah sebagai ganti rugi kerugian pelapor Bambang Tejo Hani sekitar 5,6 miliar rupiah.

Majelis hakim mempertimbangkan nota Pembelaan Penasihat hukum terdakwa dari Office Ely and Partners, Ely Nursamsiah SH,M.K.n dan Rekan, yang memohon agar hukuman terdakwa diberikan keringanan karena terdakwa sudah beri’tikaf baik dengan mengembalikan kerugian pelapor.

“Oleh karena terdakwa sudah beretikat baik dengan mengembalikan kerugian pelapor sehingga majelis tidak sependapat dengan jaksa. M.Paiz, dihukum selama dua tahun enam bulan penjara dari tuntutan jaksa empat tahun penjara”, kata pimpinan majelis Didong Imam.

Menurut hakim, terdakwa terbukti bersalah melanggar hukum, melakukan atau menyuruh memalsukan AJB atas tanah di wilayah Serpong, akan tetapi perbuatan pemalsuan yang dilakukan terdakwa sudah mengembalikan kerugian korban yang dilaporkan Bambang.

Dalam putusan tersebut Hakim memberikan kesempatan terhadap para pihak, baik terdakwa dan jaksa penuntut umum, “Jika para pihak tidak menerima atau kurang puas atas putusan ini silahkan menempuh upaya hukum banding”, kata hakim, 22/10/20.

Menyikapi putusan majelis hakim, penasihat hukum terdakwa Muhammad Paiz dari Low Office Ely and Partners Ely Nursamsiah SH,M.K.n dan Rekan, mengatakan terkait upaya hukum banding pihak terdakwa pikir pikir dulu.

Namun kami sangat mengapresiasi putusan majelis hakim. Dimana hak hak seorang terdakwa sebagaimana hal hal yang meringankan atas perbuatannya telah dipenuhi sebagaimana aturan yang ada. Majelis memberikan rasa keadilan terhadap terdakwa. “Kalau tidak salah dalam putusan hakim juga menyebut mobil yang ada dalam perkara ini dikembalin kepada terdakwa selaku pemilik, sehingga kami mengapresiasi putusan ini”, kata Ely.

Sementara dalam perkara berkas terpisah atas nama tiga terdakwa, Suwarno, Ramli Welly weking dan Wahdi (berkas terpisah), yang dituntut jaksa selama tiga tahun penjara juga diberikan keringanan hukuman oleh majelis hakim.

Majelis hakim pimpinan Erli Soelistyarini didampingi Hakim anggota R. Rudi Kindarto dan Lebanus Sinurat, menghukum terdakwa Suwarno selama satu setengah tahun penjara dikurangi masa penahanan.
Demikian juga terhadap terdakwa Ramli dan Wahdi juga divonis sama selama satu setengah tahun penjara dikurangi masa penahanan.

Penulis : P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here