banner 728x250

Ketua DPRD Lampura Gelar Silaturahmi Dan Buka Bersama

  • Share

LAMPUNG UTARA | MEDIA TRANSPARANCY –  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Lampung Utara (DPRD Lampura) Romli Amd, menggelar silaturahmi dan buka bersama dengan empat Marga dan satu Sumbai Bunga Mayang. Adapun empat marga yang hadir dalam acara tersebut yakni Marga Nunyai, Marga Kunang, Marga Beliuk, dan Marga Selagai, serta satu Sumbai Bungamayang. Acara tersebut berlangsung di rumah Dinas Jabatan Ketua DPRD kabupaten setempat, Minggu (09/05/2021).

Usai buka bersama dan melaksanakan sholat Maghrib ketua DPRD Lampura Romli menyampaikan tentang usulan aturan adat menjadi peraturan daerah kepada empat marga dan satu sumbay bunga mayang tentang rencana membuat aturan adat menjadi peraturan daerah (Perda). Romli juga mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membahas tentang adat istiadat bersama pemerintah daerah, karena dengan aturan adat istiadat menjadi Perda maka itu akan menjaga kesinambungan adat istiadat. Sebab menurut Romli, Sampai hari ini adat istiadat sudah hampir mulai bergeser baik etika dan estetikanya.

judul gambar

” Dengan adanya Perda, insyaallah adat istiadat dapat kita kembalikan ke marwah awal dan adat istiadat dapat kita lestarikan.Karena dalam hidup sudah tentu kita memiliki aturan dan tata-titi,” ungkap Romli gelar Ratu Kaca Mergo, Mergo Bungamayang Buai Perja.

Romli menambahkan,  bahwa hal ini merupakan wacana bersama yang masih dalam konsef yang miniatur. Harapan kedepan wacana ini akan di sampaikan kepada seluruh stekholder.

” Karena dengan adanya perda ini jangan sampai berbenturan dengan hukum yang berlaku, maka dari itu akan kita sinergikan apapun yang menjadi keinginan masyarakat, adat ini kita sesuaikan dan dibahas nanti, insyaallah dalam waktu dekat ini akan kita sampaikan kepada badan legislasi agar hal ini diwujudkan menjadi perda,”tambahnya.

Di tempat yang sama, Akuan Abung gelar Nadikiang Pun Minak Yang Abung menjelaskan aturan adat yang akan dijadikan perda ini diantaranya adalah, tatanan adat, hak ulayat, batas-batas wilayah dan nama – nama desa yang ada di Lampung Utara.

” Jadi banyak aturan adat ini yang menyangkut adat, termasuk HGU, dan Kami semua berharap kepada Ketua DPRD Lampura untuk membahas hal ini dan segera dijadikan Perda,” kata Akuan Abung gelar Nadikiang Pun Minak Yang Abung.

Dirinya memberikan apresiasi yang setinggi- tingginya kepada Ketua DPRD yang telah membuka pintu untuk membahas hal ini dengan para tokoh adat di Lampung Utara.

Senada di sampaikan Lukman Mangkurat gelar Tubagus Suttan Makdum Sakti dari marga Kunang berharap kepada pemerintah daerah agar membuat perda untuk merubah nama wilayah atau desa dan disesuaikan sesuai dengan tanda atau ciri has orang Lampung.

” Didaerah lain, nama wilayah bukan Desa melainkan Pekon, Tiyuh dan Kampung,” kata Lukman Mangkurat gelar Tubagus Suttan Makdum Sakti.

Disamping itu juga, lanjut dia, dalam pembahasan empat marga dan satu Sumbai Bungamayang yakni menyangkut hak ulayat adat. Karena menurut dia ulayat adat ini adalah hak marga Marga Nunyai, Marga Kunang, Marga Beliuk, dan Marga Selagai, serta hak Sumbai Bungamayang.

” Ini kalau diperbaiki tidak akan mungkin ada sengketa, Kemudian menyangkut HGU kalau HGU ini telah habis waktunya ya dikembalikan dong, karena itu Hak Ulayat,” ucapnya.

Dengan adanya wacana ini, Ketua AMPAL Kabupaten Lampung Utara, Iwan Setiawan Alihasan Puncak gelar Suttan Rajo Puncak Mergo sangat bangga dan mengapresiasi kepada ketua DPRD Lampura.

Karena selama berkecimpung di masyarakat adat baru kali ini pemerintah daerah yang peduli dengan hukum adat istiadat Lampung.

” Saya sangat bahagia sekali jika hal ini dapat tercapai, karena sebelum ada hukum negara hukum adat sudah ada. Dengan adanya perda ini, maka hukum adat istiadat ini tidak akan sirna,” Imbuhnya.

Dirinya berharap dengan adanya Perda adat istiadat ini diharapkan agar tidak berbenturan dengan hukum negara. Dan kepada pemerintah daerah agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan menghadirkan seluruh tokoh adat untuk membahas hal ini.

Sementara Alamlah gelar Suntan Ratu Sepulau Lampung dari marga Pakuon Agung mendukung penuh apa yang disampaikan oleh ketua DPRD dan empat marga lainnya.

” Kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPRD, dan Kami berharap agar apa yang menjadi niat baik ini segera terwujud,” ujarnya singkat.

 

Penulis : Sis

 

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *