Home BERITA TERBARU KETUM APMI : JANGAN-JANGAN YANG KITA DUGA, HAKIM ADALAH BAGIAN DARI LGBT?

KETUM APMI : JANGAN-JANGAN YANG KITA DUGA, HAKIM ADALAH BAGIAN DARI LGBT?

371
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM –  Pasca putusan MK, dalam hal ini walaupun hakim berbeda pendapat dengan putusan (Dissending Opinion)  (komposisi hakim 5:4) serta meskipun telah melalui uji materi, keputusan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menuai protes masyarakat luas. Aksi protes perwakilan warga terhadap hasil putusan hakim Mahkamah Konstitusi menyangkut LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) terjadi telah dilakukan salah satunya oleh Ketum APMI pada, Jum’at (26/1/2018)

Terpantau mediatransparancy.com, Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Penguasaha Muda Indonesia (APMI), Sam Aliano tampak mendatangi Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), dijalan Medan Merdeka Barat, Nomor 6 Jakarta Pusat. Hal ini merupakan salah satu bentuk aksi protes tertulis yang mewakili warga masyarakat Indonesia terhadap hasil Putusan Hakim Mahkamah Konstitusi Terkait LGBT.
Dalam keterangan pers-nya, Sam Aliano dengan tegas menentang keras LGBT, walaupun MK tidak memiliki kewenangan untuk membuat aturan baru. “Kami merasa bahwa (oknum-red) hakim membuat membahayakan anak kami, serta membuat merusak masa depan anak bangsa,” tuturnya
“Kami lihat ada dukungan dari MK terhadap LGBT, bagaimana nanti nasib anak kami. Sebagai hakim yang memiliki amanah dari rakyat, seharusnya menjadi manfaat dan berbuat yang baik kepada rakyat, justru malah membuat kegaduhan masyarakat,” ungkap Sam Aliano
Dan ia hanya ingin bertanya kepada hakim, apakah hakim memiliki anak?, lanjutnya. “Jangan-jangan yang kita duga, (oknum-red) hakim adalah bagian dari LGBT?,” cemasnya  
Ketua Umum APMI (Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia) tersebut bertekad untuk menggugat UU terkait LGBT. Aksi protes tersebut juga mendapat dukungan oleh warga yang resah dengan LGBT. Bahkan ada beberapa orang warga yang ikut mendampingi Sam Aliano untuk melaporkan masalah ini ke MK
Sam Aliano juga beranggapan bahwa dirinya selaku orang tua yang memilki anak merasa sangat resah, dengan keputusan MK. Jika LGBT seolah-olah ‘dilegalkan’ karena jika hal itu terjadi komunitas LGBT tersebut seperti akan mendapatkan dukungan dari Negara. Maka komunitas tersebut akan dengan leluasa dan dapat mempengaruhi warga masyarakat untuk bergabung dengan komunitas mereka.
Dalam akhir amanat pemaparannya, Sam Aliano juga sangat berharap bahwa MK bersih dari semacam Virus-virus penyakit maksiat.(red)
Reporter : Ach Zark
Editor : Hisar S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here