Home BERITA TERBARU Kurang Pengawasan, Lahan Hijau di Jakarta Utara Dicaplok dan Diserobot

Kurang Pengawasan, Lahan Hijau di Jakarta Utara Dicaplok dan Diserobot

291
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Utara semakin menipis karena selalu dicaplok dan diserobot oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dan tidak bertanggungjawab.

Seperti pada lahan yang berlokasi di Jalan Pluit Karang Karya 5 – Jalan Pluit Karang Karya 6, yang bersebelahan dengan kawasan pergudangan Muara Karang, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Karena kurangnya pengawasan, saat ini di lokasi, telah banyak pihak-pihak yang menggunakan lahan itu sebagai tempat usaha, sehingga ruang terbuka hijau tersebut beralih fungsi.

Tidak hanya beralih fungsi, dikabarkan bahwa ada lahan hijau yang akan diurus sertifikatnya. Padahal, lokasi tersebut berada di zona hijau.

Oleh sebab itu, sudah selayaknya Pemerintah Kota Jakarta Utara dapat bertindak tegas dengan menertibkan kegiatan-kegiatan disana yang tidak sejalan dengan fungsi lahan tersebut.

Karena bila semakin lama dibiarkan, dikhawatirkan Pemkot Jakarta Utara akan semakin kewalahan untuk mengeksekusi lahan itu.

Berkaitan dengan zona hijau, Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) Kota Administrasi Jakarta Utara, Ardan Solihin dengan tegas mengatakan, peruntukan zona hijau di DKI harus tetap hijau sesuai ketentuan yang ada.

“Secara peraturan (DKI), ya zona hijau harus hijau. Ada juga yang diperbolehkan seperti bangunan lapangan olahraga dan fasilitas tempat bermain anak dan toilet, itu ada kriterianya, bisa didiskusikan ke Sudin Citata,” ungkap Ardan kepada mediatransparancy.com, Rabu (11/3/2020).

Senada dengan Ardan, Kepala Suku Dinas Kehutanan Kota Administrasi Jakarta Utara, Putut Widya Martata menyatakan dengan tegas bahwa zona hijau merupakan ruang terbuka hijau.

“Pada zona hijau tidak boleh dibangun rumah atau usaha, karena itu merupakan ruang terbuka hijau,” tegas Putut.

Dihubungi secara terpisah, Kasatpol PP Jakarta Utara Yusuf Madjid menegaskan, lahan hijau harus digunakan sesuai fungsinya.

“Segera kami cek lokasi dan alas hak, kirim saja lokasinya Pak. Terimakasih infonya,” pungkasnya, Selasa (24/3/2020) via selulernya.

 

Penulis: MT1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here