Home NASIONAL Langgar Perizinan, Bangunan 9 Lantai Yos Sudarso di Bongkar “Cantik”

Langgar Perizinan, Bangunan 9 Lantai Yos Sudarso di Bongkar “Cantik”

247
0
Foto: Bangunan 9 Lantai.

Jakarta, Mediatransparancy.com – Dinas Penataan Kota DKI Jakarta hanya berani membongkar bangunan rumah mewah yang melanggar izin pembangunan atau tak sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tetapi Dinas Penataan Kota dan Ruang DKI Jakarta tidak berani merobohkan bangunan 9 lantai yang jelas-jelas telah melanggar izinnya dengan membongkar secara cantik..

Bangunan tinggi dan megah 9 lantai di Jl. Yos Sudarso No.36, RT.04/10, kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, walaupun sudah ditindak oleh Dinas Penataan Kota (PK) DKI Jakarta hanya sebagai permainan saja dalam pembongkaran. Padahal bangunan lain jauh-jauh hari sudah ditindak, mulai dari pemasangan segel hingga pembongkaran bangunan tersebut dengan jelas-jelasnya melakukan pelanggaran dengan melakukan manipulasi perizinan yang dilakukan ini hanya di lakukan pembongkaran secara cantik tanpa di awasi oleh pihak pemerintahan.

img-20161014-00378Seharusnya pembongkaran bangunan 9 lantai tersebut harus dilakukan hingga roboh dikarenakan hasil pengamatan mediatransparancy.com pada Jumat (14/10/2016) bangunan tersebut telah kembali di bongkar tetapi pembongkarannya hanya syarat saja bahwa bangunan tersebut telahdibongkar.

Menurut ketarangan salah seorang keamanan bangunan 9 lantai tersebut yang mengatakan kepada mediatransparancy.com bahwa “abang tidak ikut dengan rekan-rekan yang lain ke wali kota, pengurus atas nama Anen yang naik mobil mewah tersebut mau bagi-bagi tuh”.

Setelah beberapa lama pemantauan mediatransparancy.com di lokasi bangunan tersebut banyak kejanggalan yang terjadi, dimana mobil dan orang-orang penataan kota baik dari sudin Jakarta Utara maupun dari Dinas Penataan kota DKI Jakarta, langsung senyap di lokasi pembangunan gedung 9 lantai tersebut.

Sungguh ironisnya lagi seorang Kepala Dinas Penataan Kota DKI Jakarta malah menyuruh melaporkan awak media ke pihak berwajib bukannya menindak lanjut adanya pelanggaran berdirinya bangunan tersebut.

Menurut keterangan Ir.Samuel Simamora salah satu praktisi bangunan dan tata kota DKI Jakarta yang mengatakan kepada mediatransparancy.com melalui ponsel mengatakan “seharusnya apabila bangunan tersebut telah diketahui adanya pelanggaran dan akan di bongkar, pemerintah Jakarta Utara melalui Suku Dinas Penataan Kota wajib memberhentikan atau menstop para pekerja tersebut, ini malah di biarkan begitu saja”.

“Jika ini terbukti adanya penyuapan oleh pegurus bangunan tersebut, maka wajib pemerintah dan aparat atas bongkaran banguan 9 lantai yang jelas-jelasnya melanggar dalam perizinan, maka dianggap dan di duga telah merugikan Negara,”ungkap Samuel kepada mediatransparancy.com Minggu (16/10/2016).

Penulis : Aloysius Tedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here