banner 728x250

Lapas Sinabang Optimalkan Lahan Idle Demi Swasembada Nasional

judul gambar

Sinabang, mediatransparancy.com – Semangat Produktifitas terus tumbuh subur di balik tembok Lapas Kelas III Sinabang, Kanwil Ditjenpas Aceh, Langkah nyata ini merupakan Implementasi dari program aksi menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan nomor 8 mengenai penguatan ketahanan pangan, lahan-lahan yang dulunya yang merupakan lahan tidur (Idle), Kini telah bertranformasi menjadi lahan pertanian produktif dan penuh harapan, Rabu, 11 Februari 2026.

Aktifitas di area ini mencerminkan kerja keras para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam mengolah alam, mulai dari merawat bedengan tanah, mengelola sistem para-para bambu hingga menyiapkan pupuk organik secara mandiri, Diversitas tanaman seperti pepaya dan berbagai sayuran hijau menjadi bukti efektivitas pemanfaatan lahan yang ada untuk mendukung swasembada pangan di lingkungan pemasyarakatan.

judul gambar

Kalapas Kelas III Sinabang, Kanwil Ditjenpas Aceh, Nazaryadi,  Menegaskan, Bahwa, Kegiatan ini adalah bentuk pembinaan yang berkelanjutan dan terukur.

“Kami berkomitmen penuh untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan Idle untuk mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arahan menteri, ini bukan sekedar rutinitas, melainkan upaya kami untuk mencetak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memiliki keahlian agribisnis yang nyata,” paparnya saat memantau langsung proses pengolahan lahan di Lapangan.

Program ini menjadi Komitmen kuat Lapas Kelas III Sinabang, Kanwil Ditjenpas Aceh dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang berdaya guna, dengan mengoptimalkan potensi pertanian, Lapas tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ketahanan pangan daerah melalui pemberdayaan tenaga kerja terampil dari WBP.

Kalapas Nazaryadi berharap pembinaan kemandirian ini menjadi bekal berharga bagi masa depan WBP setelah masa pidana usai, “Tujuan akhir kami adalah saat mereka bebas nanti, mereka tidak lagi bingung mencari arah, melainkan mampu menciptakan peluang sendiri di bidang pertanian, dimana kami ingin mereka pulang membawa harapan baru dan tangan yang terampil untuk membangun keluarga serta masyarakat,” Pungkas Kalapas Nazaryadi dengan penuh optimisme.

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *