banner 728x250

Larangan Santri Mudik Oleh Menteri Agama Tak Di Gubris Oleh GSN

  • Share

MEDIA TRANSPARANCY – Gerakan Santri Nusantara (GSN) ikut menyatakan sikap atas statement Kementerian Agama yang salah sasaran mengenai kebijakan Mudik bagi Santri.

Mudik adalah istilah pulang kampung bagi warga Negara Indonesia, tapi bukan bagi kaum Santri yang sedang menuntut ilmu.

judul gambar

Mudik (oleh KBBI disinonimkan dengan istilah pulang kampung) adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk pulang ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran, tapi bukan untuk kaum Santri

Ketua GSN, Muhammad Utomo, mengungkapkan bahwa pernyataan Menteri Agama tidak tepat sasaran, dan terlalu arogan dalam menyikapi prihal kepulangan Santri, Untuk itu, Utomo pun mengharapkan pemerintah harusnya tidak perlu takut dengan budaya Mudik yang sudah menjadi tradisi. Ketidaktegasan dan plin-plantnya Pemerintah, dalam menyikapi mudik di masa pemulihan Pandemi, memberikan keresahan kita semua, terutama santri.

Selain itu, PB Gerakan Santri Nusantara menyoal kemana hasil program pemerintah dalam memberikan Vaksin Covid 19, kenapa harus takut jika sudah merealisasikan program tersebut.

Menurut Utomo, jika dipaksakan bahwa Santri dikatagorikan sama dengan Mudik,  maka hal tersebut mengakibatkan gejolak luar biasa di seluruh Pesantren-pesantren di Indonesia, dan otomatis Pemerintah dalam hal ini yang diwakilkan oleh Kementerian agama layak mendapatkan rapot merah dalam kebhinekaan.

Kata Ramadhan Isya penesehat Gerakan Santri Nusantara, kebijakan yang dilontarkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan dispensasi khusus kepada santri dalam kebijakan pelarangan mudik Lebaran tahun ini.

“Selayaknya menteri Agama harus memberikan statmen yang adem pada saat bulan Ramadhan bukanya membuat suasana makin gaduh, karena ucapan Gus Yaqut beda dengan ucapan Wapres KH. Ma’ruf Amin yang mana beliau membolehkan santri mudik ketempat asalnya” Tegas Dani aktivis muda NU.

Penulis: Akmal
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *