Home Nasional LOMBA SUARA ANAK INDONESIA  2018 KEMBALI MENGHIDUPKAN DUNIA LAGU ANAK INDONESIA

LOMBA SUARA ANAK INDONESIA  2018 KEMBALI MENGHIDUPKAN DUNIA LAGU ANAK INDONESIA

74
0
JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN), sebanyak 17 penyanyi anak dan 17 pencipta lagu anak menjadi peserta dari seluruh Indonesia dan akan berlaga dalam babak grand final Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018 yang diselenggarakan di Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada, Minggu (25/11/2018).
Data yang dihimpun mediatransparancy.com, Lomba Suara Anak Indonesia 2018 diselenggarakan
oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA RI) bekerjasama dengan Musik Hana Midori dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional.
Proses lomba telah dimulai sejak Agustus hingga Oktober 2018 lalu dengan dua kategori lomba, yaitu Lomba Penyanyi Anak dan Lomba Pencipta Lagu Anak. Dan lomba tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali dunia lagu anak dan penyanyi anak yang berkualitas ini memasuki gelaran Grand Final LSAI 2018 dengan mengusung tema “Anak Indonesia Bernyanyi”.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak, Yohana Yembise ketika memberikan keterangan saat jumpa pers usai acara dalam babak grand final Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018 yang diselenggarakan di Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada, Minggu (25/11) pagi.dok-istimewa
Seperti telah disadari bersama, acara musik di televisi saat ini tidak lagi menyajikan lagu khusus untuk anak-anak. Salah satu akibatnya, banyak anak yang tidak mengenal lagu-lagu yang sesuai dengan usianya. Meskipun bermunculan acara lomba menyanyi untuk anak, lagu-lagu yang dinyanyikan umumnya juga lagu-lagu orang dewasa.
Berangkat dari hal tersebut, KPPPA RI bersama Musik Hana Midori menyelenggarakan LSAI yang diharapkan dapat melahirkan lagu anak dan penyanyi anak yang berkualitas. Diharapkan pula acara ini bisa memunculkan kesadaran orang tua dan masyarakat agar dapat mendorong anak memanfaatkan waktu luang mereka dengan mengembangkan minat dan bakat anak dengan hal positif. Di antaranya menyanyikan lagu yang sesuai dengan usianya.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam amanat sambutannya mengatakan bahwa salah satu kegiatan anak untuk mengisi waktu luang adalah dengan bernyanyi. “Selain sebagai pengembangan  karakter, aktivitas bernyanyi juga penting agar anak-anak dapat belajar melalui lagu dengan cara yang baik dan benar,” tuturnya.
“Kenyataannya, selain langkanya dan jarangnya penyanyi anak yang menyanyikan lagu anak, Indonesia juga kekuarangan lagu anak dari para pencipta lagu yang menelurkan lagu anak yang berkualitas,” kata Menteri Yohana.
Dalam penuturannya menteri  Yohana juga menjelaskan bahwa ada berbagai penyebab terkait hal tersebut, misalnya sulit mengorbitkan lagu anak-anak dan anak yang mau menyanyikan, sangat terbatas media yang akan menyiarkan dan mempublikasikan lagu tersebut, dan secara ekonomi lagu anak dianggap tidak komersil.
“Saya berharap agar orang tua, media, dan anak-anak juga mulai menggalakkan lagu anak-anak, dan untuk yang menjadi pemenang hari ini, diharapkan pula ia dapat menyebarluaskan, sehingga gaungnya sampai dinyanyikan oleh anak-anak seluruh Indonesia,” imbaunya.
Menanggapi hal tersebut, Lenny N. Rosalin, Deputi Menteri Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA RI, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kembali semangat kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. “Kegiatan LSAI 2018 ini merupakan salah satu usaha yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya untuk anak-anak Indonesia agar menjadi generasi masa depan yang hebat, cerdas, sehat, gembira,
dan berkualitas,” ujarnya.
Juri yang terdiri dari Roedyanto Wasito, Ucie Nurul, Ary Syaff, Ava Victoria dan Lenny N. Rosalin telah memilih 17 penyanyi anak dan 17 pencipta lagu anak yang masuk dalam Semi Final dan selanjutnya dalam Grand Final juri yang terdiri dari Bens Leo, Purwacaraka, Dian HP dan Lenny N. Rosalin akan memilih 3 juara dan 3 juara harapan.
Sebelum memasuki Grand Final, 203 peserta penyanyi anak dan 187 peserta pencipta lagu telah terjaring. Peserta disaring lagi hingga memasuki babak 30 besar untuk masing-masing kategori lomba dan mengikuti masa karantina. Penjurian dilakukan berdasarkan kategori teknik vokal, penampilan, ekspresi, dan intepretasi pada lagu yang dibawakan.
Selain itu, peserta yang masuk dalam semi final akan dikarantina selama seminggu. Semua anak yang masuk final juga akan mendapatkan hadiah total keseluruhan berjumlah Rp 200.000.000,- dan akan dibuatkan album rekaman.
Berikut adalah pemenang Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018 berdasarkan hasil dari penilaian juri ;
1. Lomba Penyanyi Anak
a. Juara 1 : Sherina Thu Tiwanie
b. Juara 2 : Lauwrence
c. Juara 3 : Aisha Dama C
d. Juara Harapan 1 : Erditya Putra Permana
e. Harapan 2 : Fladira
f. Harapan 3 : Adzra Zulfa Rabbani
Sementara para pemenang untuk Lomba Cipta Lagu, diantaranya ;
a. Juara 1 : Stephen Irianti Wally (Rei) dengan judul lagu Aku Suka Bernyanyi
b. Juara 2 : Mayashanty Reynildha dengan judul lagu Tetap Satu
c. Juara 3 : Bradder Sams dengan judul lagu Ku Foto, Klik!
d. Juara Harapan 1 : Panji Nurseto dengan judul lagu Liburan
e. Harapan 2 : Jefri Antonius Situmeang dengan judul lagu Gak Boleh Nakal
f. Harapan 3 : Agustinus Kusni Hartono dengan judul lagu Hari Baru.(*)
Reporter : Ach Zark
Editor   : Ahmad Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here