banner 728x250

LTMNU DKI Jakarta  Membantu Warga Yang Melakukan Isolasi Mandiri

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di DKI Jakarra  semakin hari kian meningkat. Penyebaran virus yang semula berawal dari Negara Cina, kini, virus Corona merambah keseluruh wilayah Indonesia.

Merespons kondisi itu, Lembaga Takmir Masjid  Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ( LTM PWNU ), Propinsi DKI Jakarta. Bergerak membantu pencegahan sebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas, dengan membagikan hand sanitizer dan membagikan makan cepat saji bekerjasama dengan  Kementerian Sosial Republik Indonesi ( Kemensos RI) disejumlah wilayah DKI Jakarta yang terpapar positif Covid19, Kamis (1/7/2021).

judul gambar

Pengurua LTM PWNU DKI Jakarta, Yaumil Akmal, mengungkapkan bahwa hal itu sebagai aksi kemanusiaan yang dilakukan secara bertahap. Pengurus LTM PWNU, membagikan  makan cepat saji kewilayah RT 09 Rw 08 Kelurahan Sungai Bambu Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara, ada sekitar 70 orang yang terpapar Covid19.

“Allahamdulilah kali kedua kami dari pengurus LTMNU DKI Jakarta bersama pihak Kementerian Sosial membagikan makan cepat saji kepada warga yang terpapar covid19. Semoga bantuin ini dapat mempercepat kesembuhan mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isman),” Ucap Akmal yang didampingi Teguh ketua RW 08 Kelurahan Sungai Bambu.

Pria yang akrab disapa Kang Akmal itu mengemukakan, LTM NU berusaha memaksimalkan perannya di tengah merebaknya Covid-19 yang terus meluas penyebarannya.

“Lingkungan masyarakat adalah titik yang tidak boleh dikesampingkan dari perhatian NU. Di samping Jakarta Utara sendiri adalah merupakan kota pintu masuk ekonomi Indonesia.

Untuk itu, pihaknya akan terus bekerjasama dengan lembaga pemerintah yang terkait dan memiliki data konkret tentang sebaran covid19 yang semakin hari grafik penyebaran terus meningkat di sejumlah daerah di Indonesia.

Penulis: Akmal

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *