banner 728x250

Masa Pandemi Covid-19 Budidaya Ikan Cupang Jadi Sumber Penghasilan Baru

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Masa Pandemi Corona Virus Desease Ninetine (Covid-19), yang saat ini belum usai, membuka usaha budidaya ikan Cupang merupakan sumber penghasilan baru.

Plt. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Suroto, mengatakan hal tersebut saat membuka acara talk show bertajuk ikan cupang Jakarta Utara go Internasional yang digagas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Sudin KPKP, Jakarta Utara secara virtual,  Kamis (10/06/21).

judul gambar

Menurut Seko, Pandemi COVID-19 memicu dilakukannya terobosan baru yang salah satunya adalah mengembangkan budidaya ikan hias cupang. Dengan munculnya hobi baru di tengah masyarakat sehingga bisa dan akan mampu menjadi solusi pemulihan ekonomi di era new normal. “Apalagi kalau ikan cupang ini sudah mengikuti berbagai kontes maka dipastikan nilai jualnya akan tinggi,” ungkapnya.

Acara talk show ikan cupang ini akan dapat menambah popularitas ikan hias dan sebagai ajang silaturahmi virtual bagi penghobi ikan cupang. Bentuk dan jenis ikannya yang cantik dan warna yang indah menjadi daya tarik tersendiri sehingga diminati masyarakat dari beragam usia.

Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Sudin KPKP berharap pengembangan kewirausahaan berbasis budidaya ikan hias supaya dapat terus dan ditingkatkan sehingga melahirkan wirausaha perikanan baru yang mampu bersaing secara domestik dan bisa go internasional.

“Semoga kegiatan talk show ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi kelangsungan masyarakat serta pelaku usaha dapat berkontribusi bagi perekonomian di wilayah Jakarta Utara,” kata Suroto melalui Komimfotik Jakarta Utara 0/6/2021.

Bersamaan dengan Plt Seko tersebut, Kasudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto menambahkan, berdasarkan pendataan sementara ada 25 kelompok pembudidaya ikan cupang di wilayah Jakarta Utara. Bahkan ada warga Jakarta Utara yang menjadi eksportir ikan cupang ke-33 negara dan menjadi suatu aset yang sangat dibutuhkan dalam rangka pembinaan pembudidaya ikan cupang yang sifatnya ingin go internasional.

“Pemeliharaan ikan cupang tidak memerlukan lahan luas, bisa dilakukan di rumah dan proses jual belinya juga melalui internet sehingga tidak berpotensi terjadinya kerumunan. “Usaha Ini merupakan hal positif bagi warga untuk dikembangkan dan pembudidaya sangat menyambut baik kegiatan ini yang menjadi tonggak dan tolak ukur yang berkesinambungan,” ujarnya.

Sementara para pengelolaan budidaya ikan hias seperti, Direktur PT Akuatik Flona Nusantara Kreasi, Joty Atmadjaja, Ketua Imperial Bella Farm Kecamatan Cilincing, Jimi Candra, Pengendali Hama dan Penyakit Ikan BKIPM-KKP, Sari Edi, mereka ini ikut memberikan sumbangsih cara membudidayakan ikan cupang”ucapnya.

Penulis : P. Sianturi
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *