banner 728x250

Masih Pandemi Covid-19 Forum RW LMK Kelurahan Bungur Tolak Pemilihan Koordinator PKL Poncol

  • Share

Jakarta, mediatransparancy.com Forum pengurus Rukun Tetangga, Rukun Warga dan juga para Pedagang Kaki Lima lokasi binaan pasar Poncol (RW, LMK, PKL) menolak keras usulan Dinas PPKUKM DKI Jakarta tentang pagelaran pemilihan Koordinator Lapangan (Korlap) pedagang Poncol.

Pasar Poncol yang dihuni sekitar 600 kios Pedagang Kaki Lima (PKL) berlokasi di sepanjang sisi Kali Baru, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Ko ota Administrasi Jakarta Pusat itu, rencananya akan melakukan perekrutan Calon pemilihan Korlap pedagang pada, Senin 11/1/2021, pekan depan.
Pemilihan bakal Calon Korlap tersebut rencananya akan di gelar di kantor Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Namun rencana pemilihan itu menuai protes penolakan dari berbagai pihak karena dikhawatirkan akan menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19.

judul gambar

Eky Idham, forum pengurus RW Kelurahan Bungur mengatakan, menolak keras Nota Dinas PPKUKM tentang pelaksanaan pemilihan Calon Korlap Pasar Poncol. Menyikapi hal itu kami akan mengirimkan surat penolakan pemilihan Korlap ke Gubernur DKI Jakarta, sebab saat ini wilayah Bungur merupakan dan masih Zona merah dalam hal penyebaran Covid-19.

“Jika pemilihan itu dilaksanakan dalam kondisi saat ini maka akan terjadi kerumunan warga yang mengakibatkan penyebaran Corona. Jangan lah gara gara pemilihan Korlap PKL Poncol, Covid-19 meningkat lagi nanti di wilayah Bungur ini. Kami berharap Camat dan Lurah menolak pemilihan tersebut”, ujarnya pada wartawan di kawasan Pasar Poncol Jumat 08/02/.2021.

Ditambahkan, gara-gara rencana pemilihan Korlap PKL Poncol membuat suasana kurang kondusif di kawasan Pasar Poncol, warga resah sebab akan terjadi kerumunan. Pada hal Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sudah berulang kali memperpanjang
Pelaksanaan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, namun kenapa Dinas PPKUKM terkesan tidak mengindahkan larangan berkumpul tersebut.

“Kami menyesalkan sikap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PPKUMK dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang ditengarai melakukan
intervensi birokrasi yang terkesan  menekan bawahannya supaya mencampuri urusan internal kepengurusan paguyupan PKL binaan pasar Poncol.

Padahal saat ini keadaan di Pasar Poncol kondisinya kondusif dan aman namun karena adanya surat pemberitahuan persiapan pemilihan Korlap para pedagang menjadi resah. Kami selaku pelaksana gugus Covid-19 ditingkat wilayah menolak keras usulan Plt Kadis PPKUKM DKI Jakarta “, kata Eky di dampingi para Ketua RW dan LMK di Pasar Loak Poncol saat memberikan keterangan Perss.

Demikian juga Dony Wendra Ketua RW 010 Bungur menyampaikan dugaannya ada intervensi Plt Kadis PPKUKM tentang pemilihan koordinator pedagang, pihaknya akan mengirimkan surat ke Mendagri dan ke Presiden RI Joko Widodo. “Jangan sampai pemilihan Korlap ini dipolitisasi para pihak pihak untuk mengganggu ke stabilitasan warga dan pedagang di wilayah Bungur. Ini harus distop karena Pandemi Covid-19 masih meningkat”, ucapnya.

Berkaitan usulan pemilihan Korlap PKL Poncol, Lemu pedagang baju di Pasar Poncol menolak adanya kerumunan untuk memilih Korlap. Biarlah Korlap yang lama melanjutkan kepengurusannya menunggu situasi Covid-19 membaik. “Kami tidak setuju usulan pemilihan Korlap tersebut kan pemerintah juga melarang berkumpul gak usahlah dipaksakan”, katanya 8/01/2021.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Sri Haryati menyampaikan belum mengetahui rencana ujarnya melalui telpon genggamnya pada wartawan.

Penulis : P Sianturi

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *