banner 728x250

Masuk Zona Merah, Kelurahan Larangan Kota Cirebon Gelar Pelatihan Satgas Covid-19

  • Share

KOTA CIREBON, MEDIA TRANSPARANCY – Peran serta masyarakat dalam penanggulangan pencegahan penyebaran Covid-19 sangat diperlukan, sehingga upaya kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat membantu memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini masih menunjukan peningkatan.

Terkait hal tersebut, Pemerintah tingkat Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon menggelar Pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 selama 2 hari (4-5 Desember 2020) bertempat di halaman kantor Kelurahan Larangan, Jl. Gunung Rinjani No.1 Larangan, Harjamukti.

judul gambar

Pelatihan yang mengambil tema “Bersama Lawan Covid-19, Gotong Royong Lindungi Diri dan Sesama” dibuka oleh Camat Harjamukti, Rd. Yuki Maulana Hidayat dengan didampingi antara lain Lurah Larangan, Kepala Puskesmas Perumnas Utara (sebagai narasumber), Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu diikuti oleh 95 peserta yang merupakan perwakilan dari 19 RW yang ada di kelurahan larangan, dengan masing-masing mengirimkan 5 orang utusan tiap RW-nya.

“Pelatihan satgas ini bertujuan untuk lebih memperkuat tentang pengetahuan virus Corona, dari mulai penyebaran, pencegahan serta pelaporannya di tingkat RW,” kata Lurah Larangan, Dani Rahmat Permana, Jum’at (04/12/2020).

Dikatakan Dani, wilayah Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti masih berada pada zona merah. “Sedikitnya hingga saat ini yang dilaporkan ada 113 orang yang terpapar virus tersebut, 60 orang masih melakukan isolasi, sementara sisanya sudah sembuh, rata-rata dari mereka memiliki riwayat penyakit bawaan dan berusia di atas 50 tahun,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Pemberdayaan Masyarakat yang juga merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kelurahan Larangan, Parwanti, menjelaskan bahwa
anggaran yang tersedia sekitar Rp. 40 juta ini bersumber dari Gugus Tugas Kecamatan. “Anggaran ada di kelurahan, cuma yang buat RAB nya kecamatan,” ujarnya.

“Para peserta pelatihan ini sebelumnya sudah terbentuk, sudah berjalan dan sudah turun ke lapangan dalam mensosialisasikan terkait Covid-19 ke masyarakat. Kegiatan dibagi dua sesi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah dan melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” tutupnya.

Penulis: Acep
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *