banner 728x250

Masyarakat Desak Polda Jambi dan Mabes Polri Berantas Judi ‘Meja Ikan’ di Tanjabbar

judul gambar

TANJABBAR, MediaTransparancy.com – Keberadaan aktivitas perjudian jenis “Meja Ikan-Ikan” di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kian meresahkan warga. Selain dianggap memicu peningkatan angka kriminalitas, praktik ilegal ini diduga kuat tetap beroperasi karena adanya pembiaran dari oknum aparat penegak hukum setempat.

Tuduhan Pembiaran dan “Beking” Aparat

Keresahan masyarakat memuncak menyusul dugaan bahwa Polres Tanjabbar tidak mengambil tindakan tegas terhadap para bandar. Danang, seorang warga Simpang Rambutan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja kepolisian di wilayahnya yang dikenal sebagai titik maraknya lapak judi tersebut.

judul gambar

“Sebagai aparat penegak hukum, Polres Tanjabbar seharusnya memiliki wewenang penuh untuk memberangus judi ini. Namun yang terjadi justru sebaliknya, diduga ada upaya melindungi bisnis tersebut,” ujar Danang kepada awak media.

Ia bahkan menuding adanya aliran dana atau ‘setoran’ dari bandar kepada oknum tertentu yang membuat aktivitas tersebut berjalan mulus tanpa gangguan. “Selama urusannya masih di tingkat lokal, sulit berharap judi ini berhenti. Kami berharap Polda Jambi atau Mabes Polri segera turun tangan,” tambahnya.

Desakan dari Aktivis dan LSM

Senada dengan warga, Sekretaris Jenderal DPP LSM Gerakan Cinta Indonesia (GRACIA), Hisar, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus pada persoalan ini. Menurutnya, pembiaran yang berlangsung lama memperkuat indikasi adanya keterlibatan oknum sebagai pelindung.

“Jika tidak ada imbalan atau setoran, logikanya bandar-bandar ini sudah ditangkap sejak dulu. Kami meminta Bapak Kapolri mengusut tuntas oknum di Polres Tanjabbar yang terindikasi menerima aliran dana dari bandar judi,” tegas Hisar.

Belum Ada Respon Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tanjabbar belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan masyarakat maupun maraknya kembali aktivitas judi Meja Ikan-Ikan di wilayah hukum mereka. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media secara berulang kali belum mendapatkan respon.

Masyarakat Tanjabbar kini menggantungkan harapan pada komitmen institusi Polri di tingkat pusat untuk membersihkan wilayah mereka dari praktik perjudian yang merusak tatanan ekonomi dan sosial warga.

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *