banner 728x250

Melalui Aplikasi Digital, TPID Kota Cirebon Permudah Minat Belanja Masyarakat

  • Share

TRANSPARANCY – Dalam upaya memenuhi harga kebutuhan pokok harga kebutuhan pokok bagi masyarakat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar pasar murah melalui aplikasi digital dan pesanan bisa langsung diantar kepada konsumen secara gratis.

Aplikasi pasar murah digital tersebut bernama pasarmu.id. dan peluncurannya dalam rangka menggelar pasar murah Ramadhan yang dilakukan di halaman Balai Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021).

judul gambar

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, masalah penyediaan dan penyaluran bahan pokok bukan merupakan masalah sederhana.

“Terlebih saat ini masih terjadi pandemi Covid-19 di mana tidak boleh terjadi kerumunan,” ungkap Azis.

Untuk itu, Azis menyambut baik kolaborasi pelaku industri dan pemerintah, serta anak-anak muda yang meluncurkan operasi pasar TPID melalui aplikasi pasarmu.id.

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan sebuah gebrakan transformatif dan inovatif, khususnya di bidang pasar digital di Kota Cirebon,” ujarnya.

Untuk pembayarannya pun dilakukan secara digital melalui seluruh platform pembayaran digital lewat kurir yang dibekali dengan ID Barcode Qris. Upaya pasar digital ini juga untuk menyikapi kegiatan di tengah pandemi Covid-19, sehingga masyarakat tidak harus kontak langsung dengan penjual.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon sekaligus Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon, Bakti Artanta menyebutkan, tahun lalu pasar murah yang rutin digelar setiap Ramadan ditiadakan akibat pandemi.

“Biasanya kan pasar murah itu diadakan di satu tempat dan masyarakat datang ke sana (pasar murah). Tapi karena tahun ini masih pandemi, kami adakan lagi hanya dalam bentuk digital,” ujarnya saat ditemui usai launching pasar murah digital.

Sementara itu, Agus Mulyadi selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon sekaligus Ketua Pelaksana Harian TPID Kota Cirebon menuturkan, pasar murah digital merupakan bagian dari upaya percepatan digitalisasi daerah.

“Situasi sekarang membuat kita semua harus melakukan terobosan sebagai penyesuaian, salah satunya dengan digitalisasi. Kalau tidak bisa berubah, ya kita tergerus,” tuturnya.

Agus berharap, pasar murah digital dapat meningkatkan taraf hidup mitra usaha yang terlibat, salah satunya petani sebagai produsen dan UMKM binaan.

Penulis: Yudi
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *