Home BERITA TERBARU Memasuki Masa Tenang, Bawaslu Kota Jakarta Utara Mulai Tertibkan APK

Memasuki Masa Tenang, Bawaslu Kota Jakarta Utara Mulai Tertibkan APK

238
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Memasuki masa tenang, Bawaslu Kota administrasi Jakarta Utara beserta walikota Administrasi Jakarta Utara dan jajaran Kapolres Metro Jakarta Utara, TNI, KPU Kota Jakarta Utara, Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta  Utara, Dishub Kota Jakarta  Utara dan Suku Dinas Lingkungan Hidup melakukan Apel persiapan untuk penertiban Alat Peraga Kampanye di wilayah Kota Jakarta Utara dalam rangka memasuki masa tenang. (13/4/19)

Apel dilakukan didalam Lobi Kantor Walikota Jakarta  Utara dan di pimpin langsung oleh Walikota Administrasi Jakarta Utara Bapak Syansudin Lologaw.

Dalam sambutannya Walikota Jakarta Utara mengatakan, bahwa wilayah kita harus steril dari alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang ini.

“Malam ini, setelah apel kita Mesti bekerja keras untuk menurunkan Alat Peraga Kampanye yang ada di wilayah kita. tidak ada lagi Alat peraga Kampanye karena sudah memasuki masa tenang ” tegasnya.

Kampanye Pemilu 2019 sendiri akan berakhir pada 13 April 2019 Pukul 24.00 Setelah itu, seluruh peserta pemilu dilarang memanfaatkan hari tenang untuk melakukan kampanye. Termasuk juga berkampanye di media sosial yang tentu sangat mudah dilakukan dan sejauh ini jadi pilihan praktis bagi para peserta Pemilu 2019 untuk berkampanye.

Yusuf Majid, Kasatpol PP Jakarta Utara juga menyampaikan agar kiranya seluruh peserta pemilu agar berkomitmen mengikuti regulasi perundang undangan, termasuk taat terhadap hari tenang untuk tidak melakukan kampanye.

“kami berharap agar seluruh peserta pemilu memiliki komitmen untuk masa tenang. Dan menciptakan masa tenang dengan mematuhi aturan perundang undangan yang ada,” ungkapnya.

sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Jakarta utara juga menyampaikan bahwa keberhasilan pemilu salah satu indikatornya adalah ketaatan peserta Pemilu dan penyelenggara pemilu terhadap tata aturan kepemiluan serta partisipasi pemilih dalam mengikuti pesta demokrasi.

“Tolak ukur keberhasilan Pemilu itu salah satunya adalah setiap elemen kepemiluan dapat mematuhi aturan dan menikmati pesta demokrasi ini dengan baik” ujar dimyati.

Disisi lain, Dimyati juga menghimbau agar seluruh masyarakat memanfaatkan masa tenang ini untuk bersama-sama mengawasi bilamana terjadi pelanggaran.

“Kami menghimbau untuk seluruh masyarakat agar kiranya dalam masa tenang dimanfaatkan untuk merenung dan menentukan pilihan dalam pemilu dan juga diharapkan untuk ikut berpartisipasi mengawasi dan melaporkan jika terjadi pelanggaran-pelanggaran yang muncul, komitmen Pemilu yang LUBER dan berintegritas menjadi keinginan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Reporter: Dimas Triyanto (staf div. Hukum dan data bawaslu Jakut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here