banner 728x250

Memasuki Semester 2 KEJARI Kota BEKASI Musnahkan Narkoba dan Barang Bukti lainnya

  • Share

KOTA BEKASI, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sukarman, SH, MH secara simbolis menyalakan api dalam tumpukan barang bukti serentak bersama Pihak dari Polres Metro Bekasi Kota, Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Kelas IIA Bulak Kapal, Kota Bekasi Heri Sulistyo, Danramil 01/Kranji Kapten Inf. Tomi Abdullah, serta diikuti para Kasi, Kasubagbin, serta para Kasubsi dan pegawai Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang dilaksanakan bertempat dihalaman kantor Kejari Kota Bekasi, Jalan Jend. Sudirman Nomor 3, Kranji Bekasi Barat Kota Bekasi Jawa Barat pada pukul 08.20 WIB, Selasa (08/12/2020) pagi.

Terpantau, tampak hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Benbela Husen, SH MH selaku Pamitra muda pidana Kota Bekasi, Sumpono Brama dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Dan pelaksanaan pemusnahan barang bukti yang merupakan semester 2 itu berjalan tertib, lancar, aman dan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku (berkekuatan hukum tetap atau inkrah).

judul gambar
Kajari Kota Bekasi, Sukarman, SH, MH secara simbolis menyalakan api dalam tumpukan barang bukti serentak bersama Pihak dari Polres Metro Bekasi Kota, Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Kelas IIA Bulak Kapal, Kota Bekasi Heri Sulistyo, Danramil 01/Kranji Kapten Inf. Tomi Abdullah, serta diikuti para Kasi, Kasubagbin, serta para Kasubsi dan pegawai Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang dilaksanakan bertempat dihalaman kantor Kejari Kota Bekasi, Jalan Jend. Sudirman Nomor 3, Kranji Bekasi Barat Kota Bekasi Jawa Barat pada pukul 08.20 WIB, Selasa (08/12/2020) pagi.

Kepala seksi kepengelolaan barang bukti dan barang Rampasan, Romie, SH, MH menjelaskan bahwa rekapitulasi Narkotika total perkaranya adalah 112 dengan perincian, meliputi ganja sebanyak 24 perkara dengan berat 628.8957 gram.

“Shabu 89 perkara dengan berat 25332.95 gram, tembakau sintetis 4 perkara dengan berat 5.0936 gram, sedangkan ektasi nihil perkara,” tutur Romie.

“Sedangkan untuk rekapitulasi obat-obatan dalam jumlah perkara sebanyak 6 perkara, meliputi berupa Tramadol dengan total 5.919 butir, hexymer dengan total 18.263 butir, dan berupa trihexyphenidyl dengan total 4.695 butir,” terangnya.

Dalam penuturannya, Romie juga mengatakan bahwa rekapitulasi untuk barang bukti lainnya, berupa senjata tajam sebanyak 9 perkara dengan berbagai macam bentuk dan ukuran antara lain Celurit, juga handphone berbagai merk dan type,” pungkasnya.

Sementara itu, Sukarman, SH, MH selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang selalu bersinergi dan bekerja sama dengan Kejari dalam penegakan hukum di Kota Bekasi.

“Meskipun sudah memasuki musim penghujan, namun tak menyurutkan langkah dan niat kita, tidak lupa rasa syukur selalu kita panjatkan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan pada pagi hari ini sampai nanti siang, karena mungkin melalui sifat sabar kita semua sibuk pada acara dan bulan Desember juga secara kantor juga ada persiapan-persiapan untuk tutup buku, tutup tahun mempertanggung-jawabkan selama satu tahun kita bekerja,” kata Sukarman.

“Tak luput saya berterima kasih walaupun dalam kesibukan demikian bapak-bapak, dalam menyempatkan diri waktu dan tenaga untuk hadir dalam rangka pemenuhan bukti terhadap perkara-perkara dalam periode tahun 2020 yang sudah inkrah,” papar Sukarman.

Terkait barang bukti, lanjut Sukarman, tentu secepat mungkin harus dilaksanakan putusan pengadilan tersebut (eksekusi pemusnahan). “Sebenarnya kemarin 2 bulan yang lalu kita juga dengan cara yang sama juga untuk pemusnahan barang bukti yang mana memesan barang bukti ini berkaitan dengan perkara-perkara narkotika dan perkara lainnya,” ulasnya lagi.

“Tadi disampaikan kasih tanggung jawab pengelolaan barang bukti yang sudah inkrah ada 112 perkara sementara atau obat-obat terlarang ada 9 perkara sajam. Sekali lagi saya terima kasih atas kerjasama selama ini, akan tetapi yang saya tahu selama saya sudah 1 tahun dan 6 bulan ini saya di Kota Bekasi ternyata perkara perkara narkotika animasi ranking satu, hingga nanti termasuk jaksa kepolisian dan gakum maupun pihak terkait, mungkin bisa dilakukan secara lisan maupun melalui edukasi,” tukasnya.

“Disisi lain, walaupun selama ini sudah kita lakukan seperti itu, tapi kita tidak henti-hentinya untuk terus selalu berusaha semaksimal mungkin dalam tugas dan tanggung jawab yang kita pikul, kini harus terlaksana dengan baik serta terarah dan kami berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” tutup Sukarman mengakhiri amanat sambutannya.

Sekitar pukul 09.30 WIB Acara Pemusnahan barang bukti berupa Narkoba dan barang yang lainya selesai berlangsung, terpantau situasi aman dan terkendali.(*)dok

 

Penulis : Zark
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *