Home DAERAH Mendikbud, Menteri Pertama Berkunjung ke Pulau Barrang Lompo Makassar

Mendikbud, Menteri Pertama Berkunjung ke Pulau Barrang Lompo Makassar

243
0
Foto: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengunjungi Pulau Barrang Lompo, Makassar, Sulawesi Selatan

MAKASSAR, Mediatransparancy.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengunjungi pulau Barrang Lompo, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/11/16).

Sepanjang sejarah kata sumber di lingkungan Kemendikbud, baru Mendikbud, Muhadjir Effendy sebagai menteri pertama yang berkunjung di pulau Barrang Lompo.

Oleh karena itu kedatangan Mendikbud mendapatkan sambutan yang meriah dari warga dan siswa SD, SMP dan SMA setempat.

Ribuan orang menyerbu SD Inpres Barrang Lompo yang menjadi tuan rumah pencairan dana secara simbolik Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Sebelum memberikan sambutan, Mendikbud menantang siswa untuk menjawab pertanyaan siapa yang bisa menghafal pembukaan UUD 1945.

Tak disangka tantangan itu disambut antusias oleh 6 siswa siswi dan kepada mereka diberikan hadiah berupa beasiswa dan alat sekolah oleh Mendikbud.

Lebih lanjut, Mendikbud berharap nilai-nilai nasionalisme yang menjadi bagian dari karakter ditanamkan sejak dini kepada anak-anak .

“Ternyata anak-anak pulau tidak mau kalah dengan anak-anak lainnya. Saya ikut bangga dan senang karena ini bagian dari penguatan karakter nasionalisme,” kata Muhadjir.

Program Indonesia Pintar (PIP) dan pendidikan karakter, kata mendikbud, menjadi fokus saat ini. Agar generasi ke depan bisa jauh lebih baik dari generasi sekarang.

Sekda Kota Makassar Ibrahim Saleh mengaku senang karena akhirnya ada seorang menteri yang mengunjungi salah satu pulau di wilayahnya.

“Perhatian Mendikbud di pulau ini sangat kami tunggu-tunggu. Insya Allah 12 kepulauan di sini akan kami bentuk satu kecamatan. Semoga koordinasi pendidikan semakin baik, salj satunya melalui KIP ini,” kata Ibrahim.

Di kota Makassar kata Sekda, terdapat 22.517 penerima KIP untuk tingkat SD dan 6.220 untuk SMP dan 577 diantaranya ada di pulau Barang Lompo.

Makassar punya konsern untuk mensukseskan wajib belajar 9 tahun sesuai program pemerintah. Setiap sekolah harus punya dua guru inovator,” lanjut Sekda.

Tak hanya itu, Walikota juga punya progam agar setiap siswa memiliki keahlian satu olah raga dan satu kesenian.

“Makassar juga siap menyelnggarakan full day school dan Sabtu Minggu sebagai hari Senang Keluarga,” kata Ibrahim.

Penulis: Benz
Editor: Hisar Sihotang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here