Home DAERAH Menteri Perhubungan Gelontorkan Rp 270 Miliar untuk Infrastruktur Provinsi Jambi

Menteri Perhubungan Gelontorkan Rp 270 Miliar untuk Infrastruktur Provinsi Jambi

236
0

  Jambi- Mediatransparancy.com – Menteri Perhubungan Republik        Indonesia Ignasius Jonan menyatakan kesiapannya untuk membantu pengembangan infrastruktur perhubungan di Provinsi Jambi dengan menggelontorkan dana Rp.270.655.462 Miliar dari APBN tahun 2015. Hal ini disampaikan Menhub Jonan di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (13/3) dalam rangka kunjungan kerjanya ke Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pariwisata Arif Yahya, Gubernur Jambi H.Hasan Basri Agus, dan para kepala SKPD lingkup Provinsi Jambi.
Menanggapi janji Menteri Perhubungan, Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus menyatakan ucapan terimakasihnya kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang telah memberikan perhatian secara khusus kepada Provinsi Jambi. “Ini sangat diharapkan oleh pemerintah Provinsi Jambi terutama dana untuk pengembangan Ujung Jabung, yang saat ini kita telah mendapat dana dari APBN totalnya Rp105 milyar” ungkap Gubernur. Gubernur juga menyatakan akan berupaya mengikuti gaya kerja cepat yang selama ini ditunjukkan oleh para Menteri di bawah pimpinan Presiden JokoWidodo, dan secara khusus Gubernur juga akan mendorong pengembangan peluasan bandara Sultan Thaha yang juga ditinjau langsung oleh Menteri Perhubungan.
Menhub juga menjelaskan lokasi pembangunan ssektor transportasi tahun 2015 di Provinsi Jambi yaitu diantaranya lanjutan pembangunan dermaga penyeberangan Ro Ro di Kuala Tungkal, Pembangunan Halte Sungai kolasi Teluk Nilau Parit 1, pembangunan dermaga sungai lokasi KualaTungkal dan Halte sungai lokasi Kuala Indah, halte sungai lokasi sungai Rambe.
Sebelumnya Menhub menyatakan bahwa Provinsi Jambi memperoleh dana total Rp. 270.665.462 Miliar dalam rencana investasi APBN 2015 yang meliputi sektor transportasi darat. laut dan udara. Dana tersebut berasal dari Pagu DIPA 2015, Rp.147.844.858, investasi APBN 2015, Rp. 126.805.462, investasi APBN-P 2015, 143.850.000. Untuk sub sektor perhubungan dana, invenstasi APBN diperuntukkan bagi, transporasti darat adalah Pengadaan & Pemasangan Perlengkapan Jalan Rp.9.495.584.000, Peningkatan Kinerja Jalan Nasional di Wilayah Perkotaan Pekanbaru di Kota Jambi Rp.750.000.000 , Terminal Tipe A Sarolangun Thp IV selesai Rp.8.000.000.000, Subsidi Operasi Bus Perintis Rp.2.200.700.000.

dana-infrastruktur
Dana untuk sub sektor perhubungan udara dipergunakan untuk pengembangan bandara Depati Parbo, Kerinci dan Bandar Udara Muaro Bungo antara lain untuk rehab gedung, landasan pacu, drainase dan sarana lainnya. Sektor perhubungan laut dititikberatkan pada pembangunan fasilitas pelabuhan laut Nipah Panjang, Fasilitas pelabuhan laut Ujung Jabung dan fasilitas pelabuhan Kuala Mendahara dengan total Rp.113 Miliar dari APBN-P 2015.
Usai pertemuan di auditorium rumah dinas Menhub bersama Gubernur juga melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pelabuhan Talang Duku. Di tempat ini Menhub dan Gubernur disambut langsung oleh Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Elman Inik dan General Manager Pelindo II Chepi R. Menhub dengan berjalan kaki meninjau tempat bongkar muat barang di pelabuhan tersebut. Menhub mendengar langsung penjelasan dari pihak otoritas mengenai kondisi nyata di lapangan dimana pelabuhan tersebut digunakan untuk mengangkut batu bara,sawit dan juga sembako serta kebutuhan pupuk.
Dijelaskan Menhub bahwa berdasarkan yang dijelaskan oleh pihak Pelindo yang dibutuhkan sat ini adalah akses jalan dari interland menuju pelabuhan, kedua adalah kalau pembagunan kereta api Trans Sumatera pelabuhan tersebut dilewati. “Dua hal ini diharapkan dapat berjalan baik sedangkan untuk pengerukan dan menjaga jalur laut kami serahkan kepada Pelindo, dan jalan menuju ke tempat ini tidaklah sulit dan mudah-mudahan dapat dilaksanakan”ujar Menhub.
Sementara itu sebelumnya Menteri Pariwisata Arif Yahya pada kesempatan yang sama di auditorium rumah dinas Gubernur menyampaikan komitmennya untuk menjual pariwisata Provinsi Jambi ke tingkat internasional dengan dua ikon yaitu festival danau Kerinci dan festival Muaro Jambi. Diharapkan dengan event ini dapat menarik wisatawan asing ke Provinsi Jambi sebanyak 100 ribu orang.
“Jambi itu wismannya hanya 2000 kalo toh saya salah anggap saja 5000 terlalu kecil, saya ingin minimal menjadi 100 ribu, dimana jika dikalikan 1000 dolar, adalah 100 juta dolar itu Rp 1,3 triliun. Saya tau disini ada CPO karet tapi dengan potensi yang ada seharusnya pariwisata sangat bagus, maka itu saya minta bandara itu harus diperpanjang menjadi 2,8 itu mempermudah saya menjualnya, saya sudah buktikan saya datang ke Cina dan kunjungan wisatawan dari Cina ke Bali naik 50% “ujar Menteri Pariwisata.
Menteri Pariwisata juga menyatakan bahwa setiap tahunnya akan dibuat festival Danau Kerinci dan Festival Muaro Jambi yang akan melibatkan anak remaja dari seluruh Indonesia dan akan dipromosikan untuk skala internasional.” Saya akan membuat suatu pagelaran yang menarik yang akan melibatkan banyak pihak mulai dari media, pekerja seni, dan anak remaja dari seluruhIndonesia, hal ini pasti akan sangat menjual, apalagi tempat ini sangat bagus untuk diperkenalkan dan saya juga membuat kegiatan ini untuk mempengaruhi pihak pembuat kebijakan dan saya yakin pariwisata akan menjadi nomor satu penghasil devisa di Indonesia” ungkapnya. (lia/hms)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here