Home DAERAH Mini Market Menjamur, Rakyat Kecil Mengeluh

Mini Market Menjamur, Rakyat Kecil Mengeluh

158
0

Bogor, Mediatransparancy.com – Rakyat kecil diKabupaten Bogor semakin terjepit khusus para pedagang kelontongan, keluhan ini keluar dari para pedagang kelontong terhadap keberadaan mini market yang terus menjamur yang diabaikan oleh pemerintah Bupati di Kabupaten Bogor tak pernah digubris. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkesan tutup mata terhadap persoalan ekonomi yang melilit rakyat kecil yang justru menjadi sebuah lahan rezeki para pemerintahan kabupaten Bogor dalam memberikan izin kepada para pengusaha mini market.

“Mereka semakin terpinggirkan, sementara keberadaan mini market di Kabupaten Bogor ini lebih banyak menguntungkan dari pada manfaatnya,” tutur Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Yuyud Wahyudin saat ditemui di ruang kerjanya.

Sementara itu seorang politisi dari PPP itu mengakui bahwa keberadaan mini market di Bumi Tegar Beriman banyak membawa dampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi mikro. Masyarakat pedesaan yang mengais rezeki dari warung kecil pun harus bersaing tidak sehat dengan pengusaha waralaba nakal.

“Sebetulnya keberadaan mini market itu tidak menguntungkan bagi Pemkab Bogor, tidak ada pemasukan yang signifikan. Penyerapan tenaga kerja lokal pun juga sangat minim,” beber pria berkacamata itu.

Sementara itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur mini market sudah disahkan Pemkab Bogor sejak 2012 lalu. Namun, aturan itupun tumpul keatas dan menjadi sampah yang diarsipkan untuk dokumentasi Pemerintah Daerah yang dipimpin Nurhayanti.

“Ini PR yang harus diselesaikan Pemkab Bogor, karena aturan itu tidak dijalankan. Saya tahu, masih ratusan mini market yang tidak memiliki izin, namun dibiarkan pemerintah. Dan, mini market tumbuh subur hingga menjamur di pelosok kampung,” pungkasnya…

Penulis : Agus Kusuma/Gustian
Editor : Safid Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here