banner 728x250

Minta Bangunan Melanggar di TL, Kasektor CKTRP Kec. Jagakarsa ‘Tantang’ Inspektorat DKI

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Kepala Inspektorat DKI Jakarta, Safulloh Hidayat yang dimintai komentarnya seputar maraknya bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa beberapa waktu lalu mengatakan, akan memerintahkan SKPD terkait untuk melakukan tindak lanjut.

“Terima kasih informasinya. Saya minta alamat lengkap bangunan-bangunan melanggar tersebut biar di TL,” ujarnya.

judul gambar

Namun sayangnya, sikap tegas yang diperlihatkan Kepala Inspektorat DKI Jakarta tersebut tidak mendapat respon baik dari Kasektor Citata Kecamatan Jagakarsa, Budionon.

Justru Budiono terlihat sangat “cuek” dan terkesan ‘menantang’ Inspektorat DKI terkait keberadaan bangunan-bangunan melanggar di daerah hukumnya.

Sikap cuek yang diperlihatkan Budiono selaku pejabat yang memiliki tupoksi dalam mengawasi bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa memantik berbagai tudingan adanya dugaan keterlibatan Budiono dalam beberapa bangunan melanggar.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Gerakan Cinta Entitas Indonesia (Graceindo), Sudirman Simarmata.

“Kasektor Citata Jagakarsa adalah pejabat yang memiliki tanggung jawab paling utama atas maraknya bangunan melanggar di wilayah tersebut, sehingga jika ditemukan bangunan melanggar marak, orang pertama yang patut dicurigai adalah dia,” ujarnya.

Dikatakannya, dugaan keterlibatan Budionon dalam ‘melindungi’ bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa cukup beralasan.

“Aturan dalam membangun itu sudah jelas alurnya. Jika lari dari alur, itu melanggar. Jika melanggar, aturan memerintahkan untuk dilakukan tindakan. Pertanyaannya, jika tidak dilakukan tindakan sementara sudah jelas melanggar, itu ada apa?” tanyanya.

Ditambahkannya, hampir tiap sudut wilayah Kecamatan Jagakarsa ditemukan bangunan melanggar.

“Di Kecamatan Jagakarsa itu tidak ada aturan dalam membangun, sesuka hati. Membangun ruko dengan izin rumah tinggal bisa, da di Jalan Moch Kahfi I. Membangun tanpa mengantongi izin, banyak, menyalahi IMB juga banyak. Dan itu tidak ada tindakan dan dibiarkan,” terangnya.

Disebutkannya, kedekatan Budiono dengan beberapa pengembang di Kecamatan Jagakarsa bukan isapan jempol belaka.

“Budiono memiliki kedekatan yang cukup erat dengan beberapa pengembang di Jagakarsa, yang selama ini banyak bermasalah dalam masalah membangun, itu bukan isu jalanan. Tapi fakta,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat DKI Jakarta, Saefulloh Hidayat telah berulang kali meminta SKPD terkait untuk melakukan tindak lanjut terhadap bangunan melanggar di Jagakarsa.

Namun sayangnya, Kasektor Citata Kecamatan Jagakarsa, Budiono tidak mau tau dengan himbauan dan permintaan Kepala Inspektorat DKI tersebut.

Informasi yang diperoleh Media Transparancy dari salah seorang staf Kecamatan Jagakarsa yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan menyebutkan, bahwa masalah bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa sudah menjadi bisnis menggiurkan.

“Oknum Citata Kecamatan Jagakarsa banyak yang terlibat dalam bangunan melanggar. Mereka itu pemain semua. Mulai dari Kasektor hingga staf, mereka semua ada main,” terangnya.

Disampaikannya, pola permainan oknum-oknum Citata Jagakarsa bukan jemput bola, tapi menunggu bola.

“Mereka sistimnya menunggu. Jika kira-kira tidak bisa dibendung, baru tindak. Selagi masih bisa diatasi, mereka diam,” cetusnya.

Sementara itu, PltWalikota Administrasi Jakarta Selatan, Isnawa Adji yang dimintai komentarnya masalah penataan ruang di Kecamatan Jagakarsa yang amburadul akibat maraknya bangunan melanggar menyebutkan telah meminta Kasudin CKTRP dan Kasatpol PP Jaksel untuk ambil tindakan.

“Semua sudah saya sampaikan ke Kasudin CKTRP dan Kasatpol PP Jaksel untuk ambil tindakan,” paparnya. (Anggiat)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *