Home DAERAH Oknum Dishub Bulak Kapal Bekasi Rawan Pungli

Oknum Dishub Bulak Kapal Bekasi Rawan Pungli

301
0
Gbr: Tampak seorang supir berada diruangan pos Dishub Bulak Kapal Bekasi untuk menghadap komandan pos

Bekasi, Mediatransparancy.com – Inilah cermin dishub dikota Bekasi, banyaknya pos-pos yang berdiri kerap kali melakukan giat razia yang dijumpai tanpa dilengkapi prosedur-prosedur yang sesuai oleh Peraturan Pemerintah UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan, menurut Kadishub Supandi Budiman seharusnya anggota Dishub melakukan razia harus didampingi polisi, Dispemda dan sesuai dengan SOP.

Namun kenyataannya, banyak oknum Dishub menggelar razia liar tanpa prosedur lengkap, seperti di Pos Dishub Bulak Kapal Bekasi Timur. Oknum-oknum yang kebanyakan masih magang ini bukan hanya razia saja, daerah yang rawan kemacetan juga kerap kali memberhentikan pengendara mobil pengangkut barang.

Namun setelah diberhentikan supir selalu dimintai uang oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, besaran uang yang kerap dimintain berkisar seratus lima puluh ribu sampai tiga ratus ribu tergantung negosiasi, agar sang sopir dapat melanjutkan perjalannya kembali.

Agus yang mengendari mobil pick up bermuatan duren yang baru datang dari pulau sumatra menuturkan. ” Awalnya kami dimintai lima ratus ribu karena izin KIR kami masa berlakunya sudah habis, dari negosiasi dengan petugas dishub akhirnya saya menawar dan akhirnya setuju hal ini saya lakukan berhubung saya harus cepat waktu untuk mensuplay duren-duren ini, akhirnya saya rela memberikan uang pungli tersebut.

Salah satu ketua Lembaga Swadaya Masyarakat di Kota Bekasi mengeluhkan kinerja Dishub Kota Bekasi tersebut akan melaporkan oknum-oknum nakal dishub tersebut kepada kementerian terkait, sebab ulah mereka selain memperkaya diri sendiri juga telah membuat resah warga dan pengguna jalan yang lain, sebab kerap kali ulah oknum tersebut justru menanmbah kemacetan dan semberawutnya Kota Bekasi, ungkap Pahala Sitanggang kepada wartawan.

Oknum Dishub seperti ini dapat ditindak tegas, karena sudah tidak asing lagi untuk permainan-permainan seperti ini dikota bekasi. Namun petinggi atau pejabat-pejabat Dishub yang bersangkutan seakan tutup mata untuk melegalkan razia ini.

Namun walikota Bekasi, Rahmat Efendi (pepen) berbicara kepada wartawan mengatakan tangkap saja!!!, tangkap saja apabila kalian melihatnya, terkecuali gelar razia itu legal ya sesuai prosedur, namun kalau tidak sesuai prosedur dan melakukan pungli tangkap saja!!! tegas Walikota dengan geram, lanjut walikota mengatakan untuk masalah terkait honorer dan TKK saya sekarng ini lagi membenahi agar semuanya dapat lebih baik (bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here