banner 728x250

Operasi Pasar Tidak Mempengaruhi Harga Jual Eceran Gas Subsidi

judul gambar

Lampung Utara | Media Transparancy.com – Benar saja ungkapan sejumlah warga Kotabumi Lampung Utara (Lampura) kepada awak media dua hari yang lalu, ” Gas Elpiji 3 Kg di Lampura bak Drama tidak berseri, datang kemudian menghilang tak tahu kemana” ? Ironisnya, walaupun telah di lakukan operasi pasar oleh Kepala Dinas (Kadis) pasar setempat Hendri beserta rombongan ke sejumlah pangkalan yang ada di wilayah Kotabumi, namun tidak mempengaruhi kelangkaan pasokan Gas Elpiji 3 Kg, hal tersebut di sampaikan oleh Ani warga Kotabumi kepada awak media pada Senin (10/6) Selasa (11/06/2024).

Kepada awak media Ani bersama warga lainnya menuturkan walaupun telah dilaksanakan sidak oleh kadis pasar Lampura, namun kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg masih tetap di alami warga

judul gambar

” Hingga kini kami masih sulit untuk mendapatkan Gas Elpiji bersubsidi itu. Kalau pun ada, harus menguras sampai Rp, 35,000/3 kg, parahnya harga kisaran Rp 30,0000/40,000 tersebut terjadi di pusat kota, sedangkan harga Gas Elpiji di wilayah jangkauan kota mencapai Rp, 40,000 – 50,000,” padahal sebelum menjelang hari raya Idhul Adha harga gas hanya Rp, 22,000 – 25,000 per tabung, ungkapnya

Senada di katakan Amin warga Kecamatan Bukit Kemuning, ia mengatakan, bahwa harga Gas Elpiji 3 Kg di warung – warung eceren desa di seputaran kecamatan bukit kemuning tembus hingga Rp,40,0000 – 50,000. Padahal Gas Elpiji 3 Kg merupakan program subsidi pemerintah pusat yang peruntukannya bagi warga yang tidak mampu yang telah ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp, 18,000 per tabung, namun sangat di sayangkan program subsidi gas elpiji di jadikan ladang bisnis yang menguntungkan sekelompok orang oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab.

” Jikalau pemerintah daerah maupun provinsi tidak mampu mengatasi kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Lampura yang di duga di sebabkan oleh oknum – oknum nakal yang mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya, kami berharap kepada pemerintah pusat melalui instansi terkait agar dapat menelusuri apa penyebab terjadinya kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Lampura, dan apabila di temukan penyebab langkanya Gas Elpiji 3 Kg di Lampura di sebabkan oleh oknum nakal, mohon di tindak secara hukum dan tegas, ” tegas sejumlah warga Lampura

(*/Sis)

 

 

 

 

judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published.