banner 728x250

Paket Pekerjaan Sibea-bea diduga Keras Akan Mangkrak Tahun Ini

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Paket pekerjaan penanganan jalan Akses Wisata Rohani Sibea-Bea yang terletak didesa Turpuk Sihotang Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, diduga keras Tahun ini akan Mangkrak atau (melewati Tahun Anggaran berjalan) dengan Pagu Anggaran Sebesar Rp 24.989.347.665,93 yang bersumber dari dana pusat atau Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) APBN Tahun Anggaran 2020. Selasa, 15/12/2020.

Adapun Proyek ini dikerjakan oleh PT MATIO JAYA CEMERLANG sebagai pemenang lelang dengan penawaran paling tertinggi sebesar Rp 23.341.346.411,23 yang beralamat badan usaha di Desa Matio Kecamatan Balige Kabupaten Toba.

judul gambar

Pantauan Awak media  dilapangan, kegiatan ini sudah dimulai pada akhir bulan Juni 2020 lalu, namun hingga kini masih tampak belum siap padahal waktu hanya 201 hari kelender saja, bahkan dimana poin kegiatan pekerjaan mana masih perlu perbaikan serius, secara kasat mata diperkirakan progres pekerjaanya hanya 65%.

Adapun kegiatan Mayor pekerjaan berupa Pekerjaan Hotmix dengan Volume sepanjang 2500 Meter ditambah kegiatan minor, seperti pekerjaaan Dix saluran dan dan Paping blok serta Pagar Pengaman jalan diperkirakan hanya terlihat dikerjakan 40% saja.

Melihat situasi ini akhirnya Awak media mengkonfirmasi salah seorang Mandor Lapangan Yang bernama Rahman, kepada  Awak Media Selasa(15/12) dia membenarkan bahwa itu masih progres pekerjaan 70% saja akunya.

Namun kami akan berusaha untuk menyelesaikan kegiatan ini hingga selesai walau harus denda nantinya, ujarnya.

Rahman menambahkan “Kalau pekerjaan Hotmix sebagai Mayor pekerjaan mungkin Hingga akhir tahun dapat kita kejar kan masih ada waktu dua minggu lagi, ungkapnya, karena kegiatan ini berakhir pada tanggal 30 Desember 2020 mendatang.

Ketika dipertanyakan Papan Informasi kegiatan, Rahman mengatakan bahwa Papan Proyeknya lagi rusak diterjang Angin, nanti kalau sudah mau siap akan saya pasang kembali.

Ketika ditanya kehadiran konsultan pengawas kegiatan tersebut dia hanya mampu menjawab,bahwa konsultan pengawas jarang datang dari Medan, melihat kegiatan ini ujarnya mengakhiri.(HSTG)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *