Home BERITA TERBARU PANWASLU DAN SATPOL PP JAKUT TERTIBKAN ATRIBUT PARPOL 

PANWASLU DAN SATPOL PP JAKUT TERTIBKAN ATRIBUT PARPOL 

330
0
Spanduk yang sedang di turunkan

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Administrasi Jakarta Utara beserta Satuan Tugas Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara melakukan aksi pencopotan spanduk, bendera dan baliho partai politik peserta pemilu 2019 di wilayah Jakarta Utara.

Sebelum melakukan pencopotan spanduk, bendera dan baliho Kepala Seksi  Penertiban Umum Polisi Pamong Praja Kota Jakarta Utara, Siti Mulyati memberikan arahan kepada pengawas pemilu dan petugas Satpol PP.

“Hari ini kita akan menertibkan spanduk, dan bendera yang berada di jalan-jalan protokol Yos Sudarso,” kata Siti Mulyati, Jakarta (20/3/2018).

Siti menjelaskan, sesuai dengan peraturan yang ada di dalam UU Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum maka satpol PP akan menurunkan spanduk spanduk partai politik tersebut. “Sesuai dengan aturan yang ada maka kami bekerja sama dengan panwaslu “ Ungkap Siti.

Satpol PP Jakut dan Panwas Kota Jakut
pada saat apel penertiban spanduk parpol 2019

Selain itu Ketua Panwaslu Kota Administrasi Jakarta Utara Ahmad Halim mengatakan, spanduk atau atribut partai lainnya yang merupakan bagian dari pencitraan diri harus di copot sesuai dengan mandat UU No.7 Tahun 2017 tentang pemilu.

“ Kampanye itu salahsatunya adalah Citra Diri. Oleh karenanya harus ditertibkan “ Tegas Halim.

Ia megatakan, dari sepanjang jalan Yos Sudarso terdapat 16 spanduk , 174 bendera, dan baliho partai politik berhasil diturunkan.

“Kami dibantu Satpol PP menurunkan spanduk, bendera dan baliho. Ini tentunya melanggar ketentuan peraturan UU Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” tandasnya.

Menurutnya, partai politik baru boleh kampanye pada 23 September 2018 nanti. “ nanti tanggal 23 September 2018 baru boleh memasang spanduk karena itu sudah waktunya berkampanye. Namun, untuk saat ini spanduk, bendera dan baliho tersebut kami anggap melanggar,” kata Halim.

Pencopotan spanduk, bendera dan baliho ini akan terus dilaksanakan di setiap kecamatan di wilayah Jakarta Utara.

Jurnalis: ( Bs/Akmal)

Editor: Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here