SIGLI, TRANSPARANSI – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap jajaran yang terdampak bencana alam, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sigli. Bantuan ini ditujukan bagi para pegawai yang menjadi korban banjir dan tanah longsor yang baru-baru ini melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sigli kepada para pegawai penerima manfaat di lingkungan Rutan Sigli.
Wujud Solidaritas Organisasi
Kepala Rutan Kelas IIB Sigli menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan instruksi langsung dari pusat sebagai bentuk solidaritas terhadap keluarga besar Kemenimipas yang mengalami musibah. Sebagaimana diketahui, cuaca ekstrem telah memicu banjir bandang dan longsor di beberapa titik di Sumatera, termasuk wilayah yang menjadi tempat tinggal sejumlah pegawai.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian dari pimpinan Kemenimipas untuk meringankan beban rekan-rekan kita yang terdampak bencana. Meski kita tengah menghadapi situasi sulit akibat cuaca ekstrem, solidaritas antarpegawai harus tetap terjaga,” ujar Karutan Sigli dalam sambutannya.
Ringankan Beban Pasca-Bencana
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu proses pemulihan para pegawai, baik untuk kebutuhan pokok maupun perbaikan sarana yang rusak akibat terjangan air dan material longsor.
Agus Masri, salah satu pegawai penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh instansi. “Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kembali bangkit setelah musibah banjir yang menimpa rumah kami,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan Kemenimipas secara nasional untuk memastikan seluruh aparatur yang bertugas di daerah rawan bencana tetap mendapatkan dukungan moril maupun materiil demi kelancaran tugas pelayanan publik di bidang pemasyarakatan.















