Home BERITA TERBARU Pekerjaan Pengerasan Dana Desa Lintong Nihuta Diduga di Mark-Up

Pekerjaan Pengerasan Dana Desa Lintong Nihuta Diduga di Mark-Up

648
0

SAMOSIR, MEDIA TRANPARANCY – Pekerjaan lanjutan Pengerasan Jalan yang berada di Desa Lintong Nihuta kecamatan Ronggurnihuta Kabupaten Samosir Sumatera Utara, diduga keras di Mark-up oleh pelaksana.

Pantauan dilapangan Pasalnya pekerjaan lanjutan Pengerasan jalan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020 lalu yang menelan biaya Ratusan Juta rupiah dikerjakan tidak sesuai bestek kontruksi contoh kecil, dalam pengerasan seharusnya harus memakai Batu ukuran 12cm, batu 5/7 dan 3/5 dan paket terakhir bahannya sertu dalam pengikat. Kegiatan ini seharusnya memakai alat berat walas dalam pemadatan pekerjaan, ” kata Ketua GBNN DPC Kabupaten Samosir Hatoguan Sitanggang Sabtu(23/1) saat meninjau kelokasi proyek.

Ket Foto: Tampak gambar Pekerjaan lanjutan Pengerasan Jalan asal jadi yang berlokasi di Desa Lintong Nihuta

Lebih lanjut ” tampak kegiatan ini telah menyalahi dalam pengerjaan, hal ini bisa terjadi akibat minimnya pengawasan dari inspektorat pemerintah Daerah, ini proyek tentu dikerjakan asal jadi, ini khan uang Negara, ungkap Hatoguan.

Dalam waktu dekat kita dari lembaga GBNN Samosir terpaksa akan menyurati pihak terkait yaitu Inspektorat kabupaten Samosir supaya segera mengaudit dana Desa Lintong Nihuta, karena kita melihat ada aroma KKN dalam pelaksanaan kegiatan ini dan kita pastikan akan kita akan tindaklanjuti hingga kepegak hukum, tunggu saja lanjutanya, beber Hatoguan menjelaskan.

Ketika hal ini dikonfirmasi Awak media Sabtu (23/1) Kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Samosir, Gonggom Naibaho, sangat mengapresiasi atas informasi dan temuan ini dan hal ini pasti akan kita tindak lanjuti segera mungkin, paling lambat bulan April semua Desa akan kita audit penggunaan Dana Desa masing-masing, ungkapnya Gonggom menerangkan.

Kita juga berharap kawan-kawan mitra kerja dapat membantu memberikan informasi seperti ini, sehingga tidak terjadi penyelewengan apalagi terkait Dana Desa yang notabenenya sudah langsung dikucurkan oleh Pemerintah Pusat dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan hingga kepelosok desa yang selama ini tak terjangkau oleh Pemerintah Daerah, tukas Gongom mengakhiri.

Penulis: Jepri Sitanggang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here