banner 728x250

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Penggantian Jembatan Aek Tano Ponggol

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Tepatnya pada Hari, Selasa 26 Januari 2021 Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pengganti Jembatan Aek Tano Ponggol resmi dimulai.

Dalam peresmian Peletakan Batu Pertama pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol yang berlokasi di Pangururan ini diawali dengan Ground Breaking (Mameakhon Batu Ojahan). Dalam acara tersebut tampak dihadiri dari berbagai unsur diantaranya; Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, MM, Dirjen Bina Marga Kemen PUPR diwakili Kepala BBPJN Sumut Ir. Selamat Rasidi, M.Sc, Dinas Bina Marga Provinsi Sumut, Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga, Kapolres Samosir Josua Tampubolon, Kontraktor Pelaksana PT. Wijaya Karya (WIKA) serta unsur Tokoh Agama, FKTM dan lainya.

judul gambar

Adapun proyek ini terlaksana didanai oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung pengembangan prioritas Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Prawisata Nasional (KSPN) di Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara.

Hari ini resmi peletakan batu pertama dilaksanakan maka diharapkan masyarakat Kabupaten Samosir pada khusunya agar mendukung program pembangunan ini secara utuh walaupun memang masih ada kendala pembebasan lahan sekitar 28% yang belum terselesaikan. Hal ini ditegaskan ketika awak media mewawancarai langsung kepada Selamat Rasidi Simanjuntak.

Lebih lanjut Rasidi menjawab pertanyaan terkait tidak tertulisnya nilai Pagu Anggaran di papan proyek, ia membenarkan bahwa adanya kegiatan ini ada dikami istilah flus minus pekerjaan dan ini tentu tergantung penilaian kita tersendiri dilapangan, terkait pekerjaan bisa naik dan bisa turun. Namun disini kita harapkan pekerjaan ini dilakukan Metode pelaksanaan dari titik lahan yang sudah dibebaskan dulu, sehingga target waktu pencapaian berjalan dengan baik tentu kita juga berharap agar melalui Pemerintah Daerah agar segera melakukan pembebasan dari masyarakat adat, kalau bisa segera imbuhnya kepada Bupati saat dilapangan turut menyaksikan peletakan Batu Pertama.

Disamping itu Rasidi juga menambahkan bahwa kita juga akan akomodir para pengusaha Lokal pada kegiatan Minornya saja,  “Pengusaha lokal akan ada kerjasama dengang PT pelaksana dalam hal ini adalah Wijaya Karya, khususnya untuk pekerjaan minor, bukan yang struktur dan presisi, pungkasnya mengakhiri.

Ditempat yang sama Bupati Samosir Rapidin Simbolon pada kesempatan itu menghimbau kepada Para Dinas terkait agar cepat menanggapi permasalahan pembebasan lahan tersebut dan harus kita tanggapi, harapnya.

Sebagai informasi diharapkan pemberdayaan kepada semua stekholder dalam kerangka mendukung pembangunan Jembatan Pengganti Aek Tano Ponggol supaya tercapai tepat waktu sehingga pada Tahun 2022 akses Jembatan Tano Ponggol dapat menjadi salah satu Icon kebanggaan masyarakat Samosir.

Penulis: Hatoguan Sitanggang
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *