banner 728x250

Pembangunan Keberlanjutan Ditengah Pandemi Covid-19 Harus dijaga

  • Share

JAMBI, MEDIA TRANSPARANCY – Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ardy Daud mengemukakan APBD tahun 2021 diarahkan pada belanja produktif dan prioritas. Karena keberlanjutan pembangunan ditengah pandemi Covid-19 harus dijaga.

Hal ini disampaikannya pada penjelasan RAPBD Tahun Anggaran 2021 dan Penjelasan Gubernur Jambi terhadap Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Jambi Kepada PT Bank Jambi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (23/11/20).

judul gambar

Menurutnya, RAPBD 2021 memperhitungkan kondisi Covid-19.  Ada penyesuaian terhadap APBD pada sisi pendapatan juga disesuaikan berkurang 10 persen dibandingkan APBD Murni Tahun 2020, direncanakan sebesar Rp4,28 triliun. “Lebih banyak didorong untuk tetap menjaga roda perekonomian dari sisi pendapatan kita memperhitungkan kemampuan kondisi daerah dan juga kebutuhan untuk keberkelanjutan pembangunan,” ungkap Ardy Daud.

Pada sisi belanja,  yang diusulkan sebesar Rp4,50 triliun  diarahkan sesuai arahan Dewan untuk meningkatkan kualitas belanja yang bersifat produktif dan prioritas. Yaitu pemenuhan standar pelayanan minimal seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya termasuk keberlanjutan pembangunan sebagai bagian  pemulihan ekonomi di 2021. Sementara selisihnya tadi ada defisit di isi dengan pembiayaan yang bersumber dari Silpa di tahun 2020.

Reporter : Ruliah Novianti
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *