Home NASIONAL Pemerintah Kota Bekasi Bantu Orang Tua Bayi Yang Kurang Mampu

Pemerintah Kota Bekasi Bantu Orang Tua Bayi Yang Kurang Mampu

278
0
Lisna sang orang tua bayi (agus syahputra) mengendong bayinya dengan penuh rasa bahagia

Today at 6:44 PM

BEKASI SELATAN, TRANSPARANCY.COM – Dua (2) minggu lamanya bayi yang baru dilahirkan Omih atau yang sering dipanggil Lisna (35) tidak diperbolehkan pulang oleh Rumah Sakit Awal Bros yang beralamat di jalan KH. Noer Ali Kalimalang bekasi selatan, penahanan bayi tersebut dikarenakan kedua orang tua bayi tersebut tidak mampu membayar biaya persalinan dan perobatan sang bayi selama berada di rumah sakit akhirnya bayi terpaksa ditahan oleh pihak rumah sakit dan tidak diperbolehkan pulang oleh pihak managemen Rumah Sakit Awal Bros, dan kini dengan senyum yang bercampur linangan air mata bahagia akhirnya lisna sang ibu dari bayi tersebut betapa merasakan kebahagian dimana lisna dapat memeluk dan membawa pulang anak laki-lakinya yang kini diberi nama Agus Syahputra. Keluarga dan para tetangga Lisnapun tampak senang dan gembira setelah Lisna bisa membawa bayinya pulang kerumah, hal itupu disambut gembira oleh seluruh keluarga dan tetangga Lisna dan tak henti-henti mengucapkan rasa syukur. (23/08).

Bayi bernama agus syahputra akhirnya dipulangkan oleh pihak rumah sakit
Bayi bernama agus syahputra akhirnya dipulangkan oleh pihak rumah sakit

Sebelumnya lisna yang bekerja sebagai buruh nyuci di kompleks Galaksi bekasi selatan ini, sempat dibantu oleh masyarakat atas swadaya membayar 9 juta untuk biaya persalinan bayinya lisna akhirnya dapat pulang dari rumah sakit, namun itu cuma lisna sementara bayi yang baru dilahirkan itu  harus mendapat prawatan lebih lanjut karena menurut pihak rumah sakit kondisi bayi tersebut lemah sehingga harus mendapatkan perawatan lebih lanjut dan dimasukkan kedalam Inkubator sehingga memakan biaya sekitaran tiga puluh jutaan rupiah. Hal inilah yang membuat ibu dan anak ini terpisahkan selama 2 minggu.

Seakan tidak ingin diketahui oleh awak media, perjanjian kepulangan bayi lisna yang seharusnya dijanjikan sabtu (22/08) antara pihak rumah sakit dan pasien, diundur menjadi minggu (23/08), dan disaat wartawan ingin mengkomfirmasi terkait pembayaran 1,7 juta rupiah dimana pembayaran pasien bayi dari seorang keluarga yang tidak mampu telah di tanggung oleh pemerintah kota bekasi,  resepsionis mengatakan manegement dan seluruh office pada libur karena ini hari minggu,

Yunus suami Lisna banyak mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah kota bekasi, dan awak Media termasuk Sutejo dari salah satu media online, dimana berkat bantuan bapak dan ibu anak saya bisa pulang, walaupun membayar 1,7 juta rupiah Yunus mengatakan uang itu saya boleh pinjam tapi ya sudahlah mas walaupun saya orang yang tidak mampu, saya ikhlas yang penting anak saya sekarang sudah dalam pelukan istri saya. (Putra tobing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here