banner 728x250

Pemutusan Meteran Listrik di Objek Wisata Sopo Guru Tetea Bulan. Dinas Pariwisata : Turut Bingung

  • Share

SAMOSIR MEDIATRANSPARANCY.COM – Terkait Pemutusan Listrik sudah Tiga Malam ini di Objek Wisata Sopo Guru Tetea Bulan, akhirnya PLN membenarkan dan mengatakan bahwa ada pelanggaran dalam pemakaian listrik yang tidak wajar disitu didaerah tersebut.

“Kami yang bertanggung jawab atas tindakan Penertiban itu,” kata Supervisor Unit PLN Pangururan Prayoga kepada Awak media pada, Senin (21/12/2020) ketika disambangi serta dikonfirmasi mediatransparancy.com dikantornya yang berada di jalan Kejaksaan Pangururan Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

judul gambar

Prayoga lebih lanjut menjelaskan bahwa pihaknya telah menertibkan serta mengamankan dengan cara mencabut Meteran sebagai barang bukti. “Karena ada temuan dugaan pemakaian arus listrik yang tidak sesuai dari kewajaran atau pihak konsumen mengambil arus listrik tidak melalui meteran,atau langsung dari arus tegangan tinggi,” tuturnya.

“Melihat ini perlu dilakukan tindakan agar tidak ada pemakaian arus yang melanggar dari konsumen sehingga petugas disini wajib perlu melakukan tindakan pemutusan serta menyita meteran sebagai barang bukti, dibawa kekantor,” papar Prayoga.

Prayoga dalam penuturannya juga mengatakan bahwa pihaknya tetap memberikan tenggang waktu terkait hal ini. “Kami akan tetap memberi waktu selama 3 hari kepada Pemkab atau konsumen dalam rangka klarifikasi terkait masalah ini, akan kami tunggu,” imbuhnya.

Dilain tempat Kadis Pariwisata Kabupaten Samosir Domos Pandiangan ketika dikonfirmasi Awak media melalui sambungan telepon selulernya dihari yang sama, mengatakan bahwa pihak dinas hingga detik ini masih mempelajari terkait kasus ini. “Kami belum mengetahui Dinas mana yang bertanggung jawab dalam menangani pembayaran amundemen listrik objek wisata tersebut,” ujar Domos.

“Disini maka kami dari Dinas masih tahap koordinasi dengan pihak Dinas PRKPP Kabupaten Samosir, dalam waktu dekat segera akan kita lakukan rapat koordinasi, sehingga masalah ini segera dapat diatasi,” tegas Dumos mengakhiri.

Berita sebelumnya bahwa sudah terjadi pemutusan arus listrik di Sopo Guru Tetea Bulan oleh Pihak PLN Cabang Pangururan tepatnya pada hari Sabtu, 19 Desember 2020, sekira pukul 12.00 WIB, akibatnya Objek Wisata Itu menjadi Gelap Gulita selama tiga (3) Malam

Menurut informasi yang dihimpun Awak media sebelumya dari beberapa warga sebagai saksi mata, bahwa pemutusan Arus Listrik dilakukan sepihak dimana diduga pihak Pemerintah kabupaten Samosir, ada memasang dibeberapa titik lampu tanpa sepengetahuan pihak PLN. Sehingga penertipan dilakukan yang didampingi oleh pihak penegak hukum saat berada kerangka pemutusan (TKP-red) di Objek Wisata ini.

Mendengar Terkait Pemutusan Arus Listrik Sopo Guru Tetea Bulan, Polma Gurning selaku ketua Fraksi Nasdem Kabupaten Samosir angkat bicara dan berkomentar,dan meminta kepada pemerintah kabupaten Samosir terkhusus dinas terkait segera menuntaskan masalah ini, agar jangan berlarut-larut yang berdampak isu negatif dan menjadi opini dimasyarakat Samosir.

Apalagi tempat itu merupakan salah satu situs sejarah peradaban pada khususnya Oppu Guru Tetea Bulan yang perlu kita hargai sebagai masyarakat yang menghargai leluhur yang sudah kita akomodir sebuah kearifan lokal dalam mensukseskan pariwisata didaerah ini.

“Disini saya sekali lagi berharap Kepada Pemerintah kabupaten Samosir segera menangani masalah ini sehingga tidak terjadi hal -hal negatif isu meluas,” pungkas Polma Gurning.(HSTG)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *