Home BERITA TERBARU Penceramah atau Dai “Keras” Harus Diawasi

Penceramah atau Dai “Keras” Harus Diawasi

144
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Lembaga Takmir Masjid (LTM) DKI Jakarta tidak tinggal diam dalam menyikapi suasana resah di Ibukota Jakarta.

Bukan hanya seminar, tetapi juga melakukan konsolidasi di kalangan internal, maupun pihak eksternal. “Kita menggandeng Mabes Polri dan Pangdam Jaya dalam mengamankan Jakarta,” ujar Wakil Ketua LTM DKI Jakarta Yaumil Akmal, Kamis, (3/12/2020).

Akmal khawatir jika kondisi Jakarta sebagian penceraamah atau Dai yang selalu mengujar kebencian dibiarkan akan membuat perpecahan di kalangan masyarakat, khususnya umat Islam. “Pihak kepolisian dan TNI harus cepat menyikapi masalah ini (Dai yang meresahkan masyakarat),” katanya.

Dia juga setuju dengan sertifikasi ulama yang digagas Kementerian Agama (Kemenag). “Kalau perlu harus dilakukan fit dan propertest kepada para pemberi ceramah” ujar aktivis NU ini.

Sebenarnya, kata Akmal, kenyaman dan ketenangan masyarakat bukan hanya tugas kepolisian saja, tetapi juga masyarakat luas. Untuk itu, bagi siapapun yang melihat ulama dan habaib yang ceramah dengan ujaran kebencian, harus dilaporkan. “Kalau dibiarkan, akan berbahaya bagi masa depan bangsa,” tuturnya.

Dia juga membantah jika sikap tersebut sebagai aksi represif atau kriminalisasi ulama dan habaib. Sebab, persatuan dan kesatuan, serta ketenangan negara harus diutamakan. Apalagi, banyak pihak-pihak tertentu yang akan merubah ideologi bangsa. “Saatnya NKRI harus dijaga sekuat tenaga,” pungkas Akmal.

Penulis :LTM DKI Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here