banner 728x250

Penderes Pinus Marak Disamosir

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Penderes Pinus di kabupaten Samosir sudah mulai marak, ironisnya Pohon Jenis Cemara yang tumbuh menjadi Penyangga Tanah (Rawan Longsor-red) disipanjang Jalan Pangururan-Tele turut dieksekusi para oknum penderes sehingga membuat rasa kekwatiran bagi pengguna jalan bila melintasi daerah tersebut.

Diminta kepada KPH XIII Dolok Sanggul untuk menstop kegiatan penyaderesan getah kayu pinus yang berada dilokasi curam ini, sepanjang jalan tele dan didaerah Penyangga Danau Toba yang ada didesa Partuko Naginjang Kecamatan Harian Kabupaten Samosir Propinsi Sumatera Utara.

judul gambar

Hal ini dikatakan Hatoguan Sitanggang Ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC Kabupaten Samosir kepada Awak media Selasa (16/2),” seharusnya kita perlu menkaji lebih dulu sebelum memberi izin kepada para Oknum kelompok Tani Hutan, karena saya rasa cepat atau lambat pasti mendapat dampak negatif terkait kegiatan didaerah tersebut “,Ujarnya.

Disini yang pasti berharap ini dilakukan kajian ulang, terutama dilereng perbukitan dikawasan Danau Toba, rawan bencana longsor, harapnya.

Senada Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Saut Tamba (16/2) saat Reses Pertama DPRD Tahun 2021, membenarkan bahwa terkait Penderes Pinus yang sudah mulai marak didaerah itu, kami telah menyurati Pihak KPH XIII Dolok Sanggul untuk dilakukan pembinaan kepada pihak kelompok, sehingga tidak terjadi kerusakan lingkungan terutama dilereng bukit yang berdampak rawan longsor, ujarnya.

Sementara itu Joni Sagala dari Komisi II DPRD Kabupaten Samosir, mengatakan bahwa banyak temuan lapangan penderesan sudah melewati 30% dari ukuran diameter pohon, jelas ini dapat berdampak kerusakan pada pokok Pohon Pinus nantinya.

Jadi kita berharap KPH XIII Dolok Sanggul menghentikan yang ada disepanjang Jalan Tele Pangururan, dalam menghindari Rawan Longsor didaerah itu dan harus menjadi perhatian serius segenap stekholder, pungkas Joni Sagala.

Bernat Purba ketika dikonfirmasi Senin(15/2)l alu mengatakan Bahwa para Penderes itu adalah merupakan kelompok Tani Hutan yang ada di desa Partuko Naginjang dan binaan dari Dinas Kehutanan, dan selalu kita bina dilapangan, Tutur Bernat menjelaskan.(Karmel Sihotang)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *