Home DAERAH PENDIDIKAN AGAMA DIERA GLOBALISASI SANGAT DIBUTUHKAN

PENDIDIKAN AGAMA DIERA GLOBALISASI SANGAT DIBUTUHKAN

222
0

Kota Jambi-Transparancy.com-Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs.H.Fachrori Umar.M,Hum. Semua harus mengakui, pendidikan yang dibutuhkan saat ini ,adalah pendidikan yang membentenggi diri dari ajaran agama terlebih di era Globalisasi, dimana banyak sekali pengaruh budaya yang tidak sesuai dengan tatanan kehidupan beragama. Haldemikia disampaikan wagub saat Peletakan batu pertama Pembagunan Madrasah Sa’adatul Ulya Kelurahan Tanjung Raden Kec. Danau Teluk Kota Jambi (21-3/14).

Dalam sambutan dan arahannya Wagub mengemukakan, pendidikan anak tidak hanya difokuskan kepada sekolah-sekolah umum saja, tetapi juga di fokuskan pada sekolah-sekolah agama dan pesantren, dengan demikian akan terjadi keselarasan antara pembagunan fisik dan mental,”kita mengiginkan tumbuhnya generasi penerus jambi yang hebat dalam pemikiran sertaberaklak baik dan beragama, dan pembangunan Madrasah ini merupakan salah satu jawaban yang kita inginkan dalam mewujudkan keselarasan ukhrawi dan duniawi ini,”tutur Wagub.

Dirinya mengakui pendidikan yang dibutuhkan saatini adalah pendidikan yang benar, dimana banyak sekali pengaruh budaya yang seiring tidak sesuai dengan tatanan kehidupan agama, yang sering tidak sesuai dengan nilai-nilai islami,”saya inginkan melalui pembagunan Madrasah ini, anak-anak kita, masyarakat kita, akan semakin baik kuawalitas keimanan dan ketakwaannya,
sehingga tercipta pendidikan yang membangun aklak yang mulya, budi perkerti
yang luhur kepada masyarakat,”jelas wagub.

Usai peletakan batu pertama wagub menyerahkan secara simbolis bantuan Pemerintah
Provinsi Jambi senilai Rp 10 juta untuk Pembagunan Gedung Sekolah Madrasah Sa’adatul Ulya yang di terima oleh ketua tim Pembagunan Madrasah Hasan Basri Husin,SH.

Sementara itu ketua pembagunan Madrasah Sa’adatul Ulya Hasan Basri Husin,SH menyampaikan, rencana pembagunan sekolah ini akan dibagun kelas baru sebanyak delapan kelas dengan tata ruang dua tingkat, sementara sumberdana murni dari segenap masyarakat yang ikut menyumbang.

Disamping itu guru yang mengajar di Sa’adatul Ulya ini berjumlah 15 orang dan hanya 3 Orang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan jumlah murid pagi 63 orang. Laki-laki 29. Perempuan 34 orang. Dilanjutkan sekolah sore 129 orang terdiri dari 68 laki-laki dan 61 orang perempuan .

Setelah usai acara Wagub ikut shalat jum,at bersama warga dimesjid Tarbiatul Janah Tanjung Raden seberang Kota Jambi.

Pada kesempatan ini turut hadir Staf ahli Wali Kota, Kabag Agama Biro Kesramas, Camat Danau Teluk Para Pemimpin Pondok Pesantren yang ada di seberang Kota Jambi dan Tokoh Masyarakat serta para undangan lainnya.(lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here