Home HUKUM Pengadilan Negeri Jakarta Utara Adili Tiga Anggota BNN Pengedar Shabu 3,7 Kg

Pengadilan Negeri Jakarta Utara Adili Tiga Anggota BNN Pengedar Shabu 3,7 Kg

572
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM -Menyedihkan, Badan Narkotika Nasional (BNN) yang dibentuk dan dibiayai Negara dari uang rakyat untuk memberantas dan membasmi peredaran Narkotika dan Obat Berbahaya (Narkoba). Namun tiga oknum pegawai BNN, diduga jadi penyimpan, pengedar Shabu yang akhirnya diseret ke kursi pesakitan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Shabu sebanyak 3,7 Kg, yang disimpan, dimiliki dan diedarkan anggota BNN tersebut ditengarai merupakan Shabu Barang Bukti hasil kejahatan yang disita dan di amankan BNN. Terkait Barang bukti hasil sitaan tersebut, di lontarkan Widodo SH selaku penasihat hukum terdakwa dalam persidangan.

Sementar pegawai BNN yang menjadi pengedar itu bernama Marco, Abdul Muim dan Sumanto. Mereka merupakan anggota Polri yang di perbantukan di BNN. Saat ini ketiganya masih dalam proses persidangan
di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan sidang terpisah (disiplit).

Sidang pemeriksaan saksi dan barang bukti Narkotika bagian dari 3,7 KG milik terdakwa pegawai BNN

Dalam persidangan keterangan barang bukti dan saksi penangkap dari Satuan Narkoba Polda Metro Jaya, Budi Hutapea Cs, dihadapan majelis hakim pimpinan Dodong, disebutkan, terdakwa Marko duluan ditangkap di wilayah Sunter, Jakarta Utara, sekitar bulan September 2019 lalu atas informasi masyarakat.

Setelah Marko dilakukan penyelidikan dan penyidikan serta pengembangan kasus, lalu kepala BNN Kombes Pol Widodo menyerahkan terdakwa Abdul Muim dan Sumanto ke penyidik Satnarkoba Polda Metro Jaya.

“Kami tidak menangkap terdakwa Abdul Muim dan terdakwa Sumanto tapi diserahkan Satuan intern BNN, dimana keterlibatan kedua terdakwa dengan Marko adalah adanya beberapa pembicaraan Chat terkait narkoba, dan bukti transferan uang dari tetdakwa Marko ke Abdul Muim dan ke Sumanto ujarnya 23/04/20.

Sementara terkait barang bukti Narkotika 3,7 Kg yang didapat dari terdakwa Marko, terdakwa Abdul Muim dan Sumanto membantah memiliki barang bukti yang diperlihatkan jaksa Theodora di meja persidangan, tapi majelis mengatakan, “Biarkan aja di bantah”, kata Hakim Dodong.

Sementara usai persidangan jaksa penuntut umum Theodora,mengatakan ” ketiga terdakwa merupakan pegawai BNN. “Setahu saya dua terdakwa Abdul Muim dan Sukamto yang saya sidangkan merupakan anggota Polri. Terdakwa Sumanto apakah anggota Polri atau Spill kurang tau tapi mereka pegawai BNN”, ujarnya

(P.Sianturi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here