Home Berita Terbaru PENGAWASAN CITATA DI KECAMATAN TG. PRIOK “BISU SERIBU BISU” Bangunan Bersegel Masih...

PENGAWASAN CITATA DI KECAMATAN TG. PRIOK “BISU SERIBU BISU” Bangunan Bersegel Masih Di Kerjakan.

150
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kendati telah di segel oleh Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang & Pertanahan (CITATA) kota Administrasi Jakarta Utara beberapa waktu lalu, kegiatan melanjutkan prosesi penyelesaian bangunan rumah tinggal 3 lantai tanpa Izin tetap dilakukan.

Demikian pula para pekerja bangunan maupun pimpinan proyek, tetap beraktifitas seperti biasa, tanpa mempedulikan spanduk segel berwarna merah berukuran 120 x 100 cm, yang terbentang persis dibagian muka bangunan yang tersegel bahkan segelnya pun berpindah alih dan di tutupin sama triplek.

Pemandangan yang berkonotasi ‘mengangkangi’ wibawa aparatur kerja jajaran Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara ini, memang bukan kali ini saja terjadi dilingkungan unit kerja Sudin CITATA Jakarta Utara. Namun, lokasi bangunan tersegel, jalan Kebon Bawang IX tepatnya di RW.02 Kelurahan Kebon Bawang Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Seorang pengendara motor yang kebetulan beristirahat dipinggir jalan depan proyek, bergumam kepada warga sekitar sambil meminum air yang di bawanya, “Sudah di segel koq tetap dikerjakan, apa tidak lihat spanduk segel lebar begitu?” gumamnya, yang ditanggapi senyum kepada warga sekitar tersebut.

Menurut beberapa sumber dilingkungan kota Administrasi Jakarta Utara yang juga pemerhati tata ruang yang tidak ingin disebut jatidirinya, modus seperti itu sudah merupakan hal yang jamak dilingkungan Cipta Karya Tata Ruang & Pertanahan di DKI Jakarta, dimana oknum-oknum pengawasan bersama penertibannya, bermain mata untuk menjadikan pelanggaran perizinan terkait bangunan, sebagai ‘masukan’ uang untuk memperkaya diri, dengan mengabaikan penataan ruang itu sendiri secara evolutif.

Kemudian setelah di hubungi mediatransparancy.com kepada pengawasan CITATA Kecamatan Tanjung Priok Andi terkait adanya banner merah segel yang di pampang di bangunan tersebut tetapi masih di kerjakan, hingga kini tidak ada tanggapan alias Bisu seribu Bisu.

PENULIS : Aloysius
alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here