banner 728x250

Pengawasan Sudin CKTRP Jaktim “Mandul”

  • Share

Pemilki Ruko di JL. Raya Raden Inten II Abaikan Segel

JAKARTA MEDIA, TRANSPARANCY – Potrek kinerja Dinas Cipta Karya Tata Raung dan Pertanahan Provinsi DKI Jakrta, Diera Pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan “amburadul dan pungli merajalela”. Tidak hanya itu, tupoksi Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan dinilai tidak berfungsi, dan patur dipertanyakan.

Ironisnya, Bangunan yang nota bene telah disegel akibat telah melanggar aturan dan peraturan di DKI Jakarta,sepertinya tidak berfungsi melainkan hanya pajangan untuk membuktikan, bahwa Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, hanya sebatas LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban/ administrasi kepada atasannya untuk mendapatkan TKD (Tunjangan Kineja Daerah) untuk Pegawa Negeri Sipil di DKI Jakarta .

judul gambar

Mestinya, kalau sudah di segel , selanjutnya menyusul SPB, Surat Perintah Bongkar oleh pemilik, dan apabila hal tersebut diabaikan, baru dilanjutkankan dengan surat Rekomtek ke Satpol PP( Satuan Polisi Pamong Praja),  Dan untuk melakukan  pembongkaran oleh Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Timur.

Pantauan Tim MEDIA TRANSPARANCY di lapangan,  Bangunan Ruko dibangun 3 Lt ( tiga lantai), di Jalan Raya Raden Inten II (Area Ruko Intan Biru Binare), No.7B-7K2 RT.005 / RW. 014, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit , Jakarta  Timur.Rabu (17/3/2021) tepat pukul 14:12 Wib.

Ketua Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Koordinator Wilayah Kota BEKASI Drs. Rommo R. Kos, angkat bicara. “tindakan penertiban bangunan harusnya sudah dilakukan sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah ditentukan. “ Ujarnya

“Secara prosedural yang dimulai dengan Surat Perintah Penghentian Pekerjaan Pembangunan (SP4), Penyegelan, Rekomendasi teknis (Rekom Tek) Surat Perintah Bongkar (SPB) oleh pemeilik bangunan, dan apabila dihiraukan oleh pemilik bangunan. Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan melakukan  rekomtek /menyurati Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Timur. ”Tegas Drs.Rommo R Kos.

“bahwa diperuntukan bangunan tersebut juga sarat dengan pelanggaran sesuai dengan Peraturan Daerah No.1 Tahun 2014 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Peraturan Zonasi .Dan sebelumnya juga bangunan sudah pernah disegel, hal tersebut sesuai dengan pengakuan mandor bangunan dilapangan,” Ucap Rommo kepada beberapa awak media.

“Pengakuan pemilik, sudah berupaya untuk mematuhi mekanisme terkait perizinan IMB, baik persyaratan  pengajuan IMB dan  sudah dipenuhi, termasuk izin perubahan dari bangunan tersebut telah juga sudah diusulkan,” ujar Yongki saat dihubungi via telepon selulernya.

Semestinya bangunan melanggar yang sudah disegel tidak boleh lagi ada aktifitas didalamnya, apalagi sampai melanjutkan proses pengerjaan pembangunan gedung. Serta dengan berpedoman melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2012 tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung

Kuat dugaan  Kepala Sektor Dinas Cipta Karya Tata uang dan Pertanahan Kecamtan  Seksi Penatahan Kecamatan Duren Sawit dan Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan  Kota Administrasi  Jakarta Timur, diduga telah melakukan persekongkolan dengan pemilik bangunan, Faktanya dilapangan kegitan tetap berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sektor Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan  Kecamatan Duren sawit tidak berhasil dimintai tanggapan, hal yang sama juga dengan Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Ir.Widodo Supriyatno, juga tidak berhasil dihubungi

Untuk itu, kami minta Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pertanahan (CKTRP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto didesak untuk dapat memberikan sanksi yang tegas kepada Jajarannya ,Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan an di Kecamatan ,untuk  menertiban bangunan yang dinilai telah melanggar aturan.

Reporter: Jarkasih
Editor: Redaksi
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *