Home Berita Terbaru PENGGUGAT DEWAN PERS SERAHKAN BUKTI KE MAJELIS HAKIM PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT

PENGGUGAT DEWAN PERS SERAHKAN BUKTI KE MAJELIS HAKIM PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT

145
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Sidang gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) terhadap Dewan Pers masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kali ini merupakan sidang ke-15 dengan agenda penyerahan dokumen pembuktian perkara dari penggugat kepada majelis hakim.

Pihak penggugat, yakni Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) yang diwakili penasehat hukum penggugat, Dolfie Rompas, S.Sos, SH, MH, menyerahkan barang bukti dokumen kepada Majelis Hakim yang diketuai Abdul Kohar, yang didampingi oleh Desbennery Sinaga dan Tafsir Sembiring selaku hakim anggota, dalam sidang yang digelar sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketua Umum DPN-PPWI, Wilson Lalengke, kepada wartawan menjelaskan bahwa penyerahan dokumen bukti kepada Majelis Hakim PN Jakarta Pusat tersebut merupakan bukti penguat tentang tindakan yang dilakukan oleh tergugat.

“Banyak dokumennya, ada dokumen tentang Peraturan Dewan Pers tentang Kompetensi Wartawan, Peraturan Standar Organisasi Perusahaan, pengesahan surat keputusan Dewan Pers tentang Standar Organisasi Wartawan sebagai Peraturan Dewan Pers,” ujar Wilson kepada awak media sebelum sidang pada, Rabu (3/10/2018).

Kemudian ada juga bukti lainnya seperti Surat Keputusan Dewan Pers tentang kriteria dan tata cara menetapkan perguruan tinggi dan pendidikan sebagai Lembaga Penguji Standar Kompetensi Wartawan (SKW). dan Surat Keputusan Dewan Pers tentang kriteria dan tata cara menetapkan perusahaan pers sebagai Lembaga Penguji Standar Kompetensi Wartawan (SKW).

Selanjutnya, Surat Keputusan Dewan Pers tentang kriteria dan tata cara menetapkan Organisasi Wartawan sebagai Lembaga Penguji Standar Kompetensi Wartawan (SKW), Peraturan Dewan Pers tentang Standar Perusahaan Pers, dan Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Dewan Pers tentang pengaduan Arief Wiryawanto terhadap Media Siber Surabayaposkota.net.

“Ada juga Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Dewan Pers tentang pengaduan Arief Wiryawanto terhadap Media Siber liputanindonesia.co.id dan bukti lainnya,” ungkap Wilson.

Masih kata Wilson yang merupakan alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, semoga bukti-bukti yang telah diserahkan kepada Majelis Hakim di PN Jakarta Pusat akan menguatkan pihaknya selaku (penggugat) dalam sidang gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Dewan Pers.

“Dengan bukti-bukti tersebut, Insha Allah kita yakin majelis hakim akan mengabulkan permohonan gugatan ini,” tutup Wilson Lalengke optimis.

Sementara itu, di tempat yang sama, penasehat hukum Dolfie Rompas menyampaikan bahwa gugatan PMH terhadap Dewan Pers ini sudah sesuai jalur dan mekanisme yang benar. Juga, pihaknya sangat yakin bahwa gugatan tersebut memenuhi unsur-unsur yang dimaksudkan sebagai pelanggaran terhadap peraturan perundangan yang dilakukan oleh tergugat Dewan Pers.

Rompas juga dalam pemaparannya juga mengungkapkan terkait banyaknya dugaan kasus kriminalisasi dan diskriminasi terhadap jurnalis di daerah-daerah merupakan bukti nyata bahwa kemerdekaan pers sebagaimana diamanatkan dan dilindungi oleh UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers tercederai secara sistemik, terstruktur, dan masif.

“Hal ini dipicu oleh ulah oknum pengurus Dewan Pers yang membuat kebijakan yang tidak diatur atau menyalahi UU, seperti kewajiban UKW, verifikasi perusahaan media, dan verifikasi organisasi wartawan. Terindikasi lebih parah daripada jaman orde baru,” tandas Rompas. (JML/Red)

 

Reporter : Ach Zark
Editor   : Hisar S
alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here